Yedi Hilal Turki Akhiri Kunjungan Setelah Sebulan Pelajari Muhammadiyah di Jawa Timur

yedi hilal

MAKLUMAT — Organisasi kepemudaan asal Turki, Yedi Hilal, mengakhiri kunjungannya di Jawa Timur setelah hampir satu bulan mempelajari Muhammadiyah. Tiga mahasiswa yang menjadi delegasi tersebut mengikuti berbagai kegiatan di sejumlah sekolah Muhammadiyah sejak 21 Juli hingga 19 Agustus 2026.

Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr Eko Hardi Ansyah mengatakan kunjungan tersebut ditutup dengan acara pelepasan dan pamitan di Kantor PWM Jawa Timur, Selasa (18/8/2026).

Selama berada di Indonesia, delegasi Yedi Hilal didampingi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki. Sebelum berada di Jawa Timur, mereka juga sempat mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah di Jakarta.

“Ini tadi acaranya lepas pisah dan pamitan, kontingen atau peserta kegiatan student mobility dari Turki. Yang mengadakan organisasi Yedi Hilal ke Muhammadiyah Jawa Timur. Mereka berkunjung selama kurang lebih satu bulan,” kata Eko kepada wartawan Maklumat.id.

Selama di Jawa Timur, ketiga mahasiswa tersebut mengunjungi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, SMA Muhammadiyah 1 Taman, hingga MA Muhammadiyah 9 Lamongan. Mereka berinteraksi dengan siswa dan mengikuti kegiatan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

Baca Juga  Jadwal Salat Jatim, Minggu 24 November

Eko menjelaskan Yedi Hilal merupakan organisasi kepemudaan Turki yang mengakomodasi kegiatan anak muda, termasuk pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan keagamaan. Kunjungan ke Indonesia itu merupakan inisiatif dari Yedi Hilal untuk mengenal dan mempelajari Muhammadiyah secara langsung.

“Ini kegiatan yang bagus untuk membangun global orientation bagi para pelajar kita,” jelas Eko.

Delegasi Yedi Hilal terdiri atas Tarık Ziyd Kanadıkırık dari Marmara University, Ahmet Salih Yıldız dari Sivas Cumhuriyet University, dan Yusuf Kerem Taştan dari Sakarya University. Ketiganya merupakan mahasiswa perguruan tinggi di Turki yang selama kunjungan berinteraksi dengan siswa Muhammadiyah di sekolah-sekolah yang mereka datangi.

Menurut Eko, kunjungan tersebut memberi pengalaman bagi pelajar Muhammadiyah untuk mengenal teman sebaya dari negara lain. Di sisi lain, delegasi Yedi Hilal dapat melihat langsung bagaimana Muhammadiyah menjalankan kegiatan pendidikan dan aktivitas organisasi di tengah masyarakat.

“Mereka (Yedi Hilal) merasa senang telah banyak belajar dengan Muhammadiyah. Bagaimana menghidupkan masyarakat, bagaimana menghidupkan kegiatan-kegiatan pemberdayaan,” jelasnya.

Eko menilai pertemuan antara pelajar Muhammadiyah dan delegasi dari Turki dapat membantu membuka wawasan global siswa. Mereka tidak hanya mengenal kehidupan pendidikan di Indonesia, tetapi juga mendapat kesempatan mengetahui kehidupan hingga kebudayaan di Turki melalui interaksi langsung.

Baca Juga  Terima Kunjungan Delegasi PBB, Muhammadiyah Berbagi Pandangan Soal HAM dan Pendekatan Penanganan Terorisme

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan dengan melibatkan sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Menurutnya, hubungan dengan komunitas internasional perlu dibangun agar pelajar Muhammadiyah memiliki pengalaman berinteraksi dengan masyarakat dari negara lain.

“Saya rasa ini kegiatan yang Insya Allah akan terus kita pertahankan. Bagaimana kita membangun sinergisitas dengan warga dunia. Bagaimana kita juga mengajak sekolah-sekolah madrasah Muhammadiyah supaya juga bisa menjadi warga dunia yang dinamis, yang produktif dan tentu saja seperti slogan kita, berkemajuan,” pungkasnya.​

 

*) Penulis: M Habib Muzaki