MAKLUMAT — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Husnul Aqib, mengapresiasi perkembangan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlah Sendangagung, Lamongan, dengan kiprah panjang selama empat dasawarsa.
Momentum milad 4 dasawarsa Ponpes Al-Ishlah diharapkan dapat menjadi ruang refleksi atas perjalanan lembaga pendidikan tersebut selama 40 tahun.
Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Husnul Aqib, M.M., turut menyampaikan testimoni di hadapan keluarga besar pesantren, Ahad, 27 September 2026.
Dalam testimoni yang disampaikannya di hadapan keluarga besar Ponpes Al-Ishlah, Aqib—panggilan akrabnya—menilai perkembangan pesantren tersebut tidak terlepas dari keteguhan dan keikhlasan para pengasuh, khususnya KH Dawam yang terus berupaya mengembangkan Al-Ishlah.
Ia juga mengenang sosok KH Dawam yang menurutnya dikenal tawadu. Ia menekankan kebiasaan KH Dawam menggelar sajadah di tengah malam untuk bermunajat sebagai teladan yang luar biasa.
Kebiasaan tersebut, kata dia, menggambarkan ikhtiar batin KH Dawam dalam mengembangkan pesantren. Doa dan perjuangan berjalan beriringan hingga Al-Ishlah mampu melewati perjalanan selama 40 tahun.
Perjalanan empat dasawarsa itu juga telah melahirkan santriwan dan santriwati yang kemudian berkiprah di berbagai bidang. Para alumni menjadi bagian dari perjalanan pendidikan Al-Ishlah sekaligus menunjukkan kontribusi pesantren di tengah masyarakat.
Aqib sendiri, mengakui kedekatannya dengan Ponpes Al-Ishlah, di mana dua putrinya tercatat sebagai alumni yang menempuh pendidikan sejak tingkat SMP hingga menyelesaikan pendidikan di pesantren tersebut.
Kepada para wali santri, Aqib menyampaikan bahwa keputusan menitipkan pendidikan anak di Pondok Pesantren Al-Ishlah merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, perjalanan empat dasawarsa dan kiprah para alumni menjadi bagian dari gambaran kontribusi Al-Ishlah dalam menyiapkan generasi yang dapat mengambil peran di masyarakat.
“Empat puluh tahun ini telah mengilhami kita semua. Banyak santriwan dan santriwati yang lahir dari Al-Ishlah dan kemudian memberikan kontribusi di berbagai bidang,” tandas Aqib, dalam momentum peringatan milad 4 dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah pada Ahad (27/9/2026) lalu.***
*) Penulis: Faiz Rizal Izuddin












