Sri Wahyuni Raih Jer Basuki Mawa Beyo Emas, Perkuat Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro

MAKLUMAT – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni menerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beyo Emas atas kontribusinya dalam mendorong pengembangan kepemudaan dan olahraga. Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Politisi Partai Demokrat itu menilai penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama masyarakat, komunitas pemuda, dan pegiat olahraga, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

“Penghargaan ini tentu bukan capaian individu semata, tetapi buah dari kerja bersama seluruh elemen pemuda, para pegiat olahraga, dan masyarakat Bojonegoro yang terus bersemangat untuk maju,” kata Sri Wahyuni, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, kepemudaan dan olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta menyiapkan generasi penerus yang tangguh dan berprestasi. Karena itu, pengembangan kedua sektor tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar melalui kegiatan seremonial.

Sri Wahyuni mengatakan, dirinya berupaya menyerap aspirasi masyarakat, terutama kalangan muda di Bojonegoro, sekaligus mendorong pengembangan potensi mereka di berbagai bidang.

“Hampir tiap hari saya turun langsung menyasar kalangan muda di Bojonegoro, meliputi semua aspek, termasuk di bidang olahraga,” ujarnya.

Baca Juga  Reses Puguh DPRD Jatim, Warga Malang Banyak Sambat Akurasi DTSEN hingga Darurat Sampah

Ia menambahkan, generasi muda membutuhkan ruang untuk berkembang, berkarya, dan menunjukkan kemampuan. Dukungan terhadap komunitas kepemudaan, pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta penyediaan sarana dan prasarana olahraga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung prestasi.

Melalui perannya di DPRD Jatim, Sri Wahyuni juga mendorong agar aspirasi masyarakat terkait pengembangan olahraga daerah mendapat perhatian. Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dinilai penting untuk memperluas kesempatan bagi atlet muda dalam mengembangkan kemampuan dan berkompetisi.

Ia berharap pembinaan yang konsisten dapat mengantarkan potensi anak muda Bojonegoro bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Tentunya penghargaan ini semakin melecut saya untuk terus berbuat yang terbaik bagi Bojonegoro,” tegasnya.

Sri Wahyuni menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam memperjuangkan kepentingan generasi muda dan mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Ia berharap penguatan sektor kepemudaan dan olahraga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membawa nama Jawa Timur dan Bojonegoro ke tingkat yang lebih tinggi.