DK3P Jatim Gandeng ITS, Kampanye K3 Lewat Fun Run 5K

Kampanye K3

MAKLUMAT – Dewan K3 Provinsi Jawa Timur (DK3P Jatim) menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memperluas kampanye keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui kegiatan Safety Stride.

Kegiatan ini berupa Fun Run 5K dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diikuti sekitar 700 peserta, yang diselenggarakan di kampus ITS, Minggu 18 Oktober 2026.

Kolaborasi ini menjadi langkah DK3P Jatim untuk mengenalkan K3 melalui pendekatan yang lebih kreatif dan partisipatif. Edukasi keselamatan diharapkan tidak hanya berlangsung di lingkungan industri dan perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ketua DK3P Jatim, Sigit Priyanto mengatakan, kampanye K3 perlu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Keselamatan, menurut dia, tidak seharusnya dipahami sebatas kewajiban untuk mematuhi aturan, melainkan menjadi kesadaran setiap individu.

“Safety Stride merupakan langkah awal untuk membawa kampanye K3 lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa edukasi keselamatan dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan melibatkan banyak piha,” jelas Sigit.

Partisipasi Kampus

Melalui kegiatan tersebut, DK3P Jatim juga mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat literasi keselamatan dan kesehatan. Kampus dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepedulian sosial, serta perilaku aman di kalangan generasi muda.

Baca Juga  Keselamatan dan Kesehatan Kerja Mulai Dikenalkan di Bangku Sekolah

Wakil Rektor III ITS Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi & Sistem Informasi; Imam Baihaqi, menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun kepedulian terhadap keselamatan, kesehatan, dan lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, nilai-nilai K3 diharapkan semakin dekat dengan mahasiswa dan masyarakat. Keterlibatan Program Studi K3 dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur juga menjadi modal untuk memperluas jangkauan edukasi.

Wakil Ketua DK3P Jatim sekaligus penanggung jawab Safety Stride, Edi Priyanto menegaskan, kegiatan tersebut merupakan titik awal untuk mengembangkan kampanye K3 secara berkelanjutan.

“Safety Stride perlu kita maknai sebagai titik awal, bukan tujuan akhir. Ke depan, kampanye K3 perlu terus dikembangkan melalui berbagai pendekatan kreatif dengan melibatkan perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat,” ujar Edi.

Menurut Edi, keberhasilan kampanye tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang hadir. Hal yang lebih penting adalah perubahan perilaku, meningkatnya kepedulian, serta terbentuknya kebiasaan untuk saling menjaga keselamatan.

Selain Fun Run 5K, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi tubuh dan pencegahan risiko kesehatan. Melalui sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas, DK3P Jatim berharap kampanye K3 dapat berkembang menjadi gerakan bersama di Jawa Timur.

Baca Juga  80 Persen Limbah Cair Dunia Dibuang Tanpa Pengolahan, Begini Solusi dari Guru Besar ITS