MAKLUMAT — Peletakan batu pertama (groundbreaking) menandakan dimulainya pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara, yang dilaksanakan di kawasan Krueng Mane, Aceh Utara, pada Sabtu (5/9/2026).
Pembangunan gedung tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat pusat kegiatan dan dakwah Muhammadiyah di wilayah Aceh Utara. Peletakan batu pertama turut dihadiri Ketua Lazismu Jawa Barat sebagai pihak yang memberikan bantuan pembangunan, Ketua MDMC Jawa Barat, serta jajaran Muhammadiyah Aceh Utara.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Utara Anwar MA menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dimulainya pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Jawa Barat dan MDMC Jawa Barat yang telah memberikan dukungan serta bantuan, sehingga pembangunan gedung tersebut dapat direalisasikan.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara. Ini merupakan sebuah amanah sekaligus momentum penting bagi perjalanan Muhammadiyah di Aceh Utara,” ujar Anwar.
Ia menekankan, pembangunan gedung tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat gerakan dakwah, pelayanan sosial, pendidikan, dan kelembagaan Muhammadiyah di Kabupaten Aceh Utara.
Ia berharap gedung yang dibangun di atas lahan sekitar 800 meter persegi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh warga Persyarikatan, termasuk PDM dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah.
“Gedung ini nantinya bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi menjadi rumah bersama bagi warga Muhammadiyah Aceh Utara, sekaligus menjadi pusat kegiatan dakwah dan pelayanan umat,” kata Anwar.
Sementara itu, Ketua Lazismu Jawa Barat, Chafidz MPd, menyebut bahwa dukungan yang diberikan Muhammadiyah Jawa Barat tersebut merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian untuk membantu penguatan dakwah serta kelembagaan Muhammadiyah di berbagai daerah.
Bantuan ini, kata dia, merupakan bentuk kepedulian dan semangat ta’awun dalam Muhammadiyah. Ia berharap pembangunan gedung tersebut berjalan lancar dan segera rampung.
“Kami berharap pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh Utara ini dapat berjalan dengan lancar dan nantinya memberikan manfaat yang luas bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat,” ucapnya.
Chafidz juga berharap sinergi antara Muhammadiyah Aceh Utara dengan Lazismu, serta berbagai unsur di internal Persyarikatan lainnya dapat terus diperkuat, sehingga ke depan semakin banyak program yang dapat diwujudkan untuk kepentingan masyarakat luas.
Ia berharap proses pengerjaan yang ditargetkan selesai selama 90 hari kerja dapat berjalan sesuai target dan mendapat dukungan dari seluruh pihak.
“Semoga pembangunan ini diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan. Apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya,” pungkas Chafidz.***
*) Penulis: Rizki Maulizar














