Basarnas: Seluruh Penumpang KMP Batumandi Selamat

Pemadaman KMP Batumandi

MAKLUMAT — Sebanyak 380 penumpang dan 40 anak buah kapal (ABK) KMP Batumandi dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal penyeberangan rute Bakauheni–Merak mengalami kebakaran di perairan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan laporan situasi Basarnas hingga pukul 19.00 WIB, seluruh 420 orang —sebelumnya dilaporkan 184 orang— di atas kapal telah dievakuasi menuju dermaga. Sementara itu, proses pemadaman api masih berlangsung.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.35 WIB ketika KMP Batumandi mendekati Pelabuhan Merak untuk bersandar. Berdasarkan laporan awal, api muncul di bagian belakang sisi kanan kapal, sekitar satu mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banten pada pukul 16.45 WIB. Tim SAR kemudian dikerahkan untuk mendukung penanganan keadaan darurat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by OCTA (@publication_engineering)

Evakuasi Penumpang KMP Batumandi

Proses evakuasi dilakukan menggunakan KMP Royce 1 dan perahu wisata yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sebanyak 420 orang, terdiri atas 380 penumpang dan 40 ABK, dilaporkan berhasil dipindahkan dari kapal menuju dermaga. Evakuasi menjadi prioritas utama karena kebakaran terjadi saat kapal berada di perairan menjelang bersandar.

Baca Juga  Tiga Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Ditemukan di Hari Kesembilan Pencarian

Meski seluruh orang di atas kapal dilaporkan telah dievakuasi dalam kondisi selamat, informasi terperinci mengenai pemeriksaan kesehatan penumpang dan awak kapal belum tersedia dalam laporan situasi yang menjadi dasar berita ini.

Basarnas Kerahkan Kapal dan Peralatan SAR

Untuk mendukung penanganan kebakaran KMP Batumandi, Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengerahkan sejumlah unsur pencarian dan pertolongan.

Unsur yang dikerahkan meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet (rubber boat), serta KN SAR Tetuka dari Pelabuhan Bojonegara.

Pengerahan tersebut dilakukan untuk membantu penanganan darurat, mendukung evakuasi, dan menjaga keselamatan di sekitar lokasi kejadian.

Hingga laporan situasi Basarnas pukul 19.00 WIB, petugas masih melakukan pemadaman api. Informasi lanjutan mengenai penyebab kebakaran dan kondisi akhir kapal belum tercantum dalam laporan tersebut.***