MAKLUMAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menetapkan status siaga banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta hingga 7 Januari 2026. BPBD mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pagi hingga siang hari saat pasang laut mencapai puncaknya.
“Fenomena ini berpotensi menimbulkan banjir pesisir atau rob, khususnya di kawasan pesisir utara Jakarta,” kata Isnawa, Rabu (31/12/2025).
BPBD memprediksi waktu paling rawan terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Pada jam tersebut, ketinggian muka air laut diperkirakan mencapai titik maksimal dan dapat menggenangi wilayah dataran rendah di pesisir.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak rob antara lain Kamal Muara, Pluit, Kapuk Muara, Penjaringan, Ancol, Kamal Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta Kepulauan Seribu.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal atau beraktivitas di kawasan pesisir untuk membatasi kegiatan di area rawan saat pasang laut tinggi. Masyarakat juga diminta memastikan saluran drainase berfungsi optimal guna meminimalkan risiko genangan.
Selain itu, BPBD mengingatkan warga untuk memantau informasi peringatan dini melalui kanal resmi. Pelaporan kondisi genangan dan banjir dapat dilakukan melalui aplikasi JAKI.
“Dalam kondisi darurat, masyarakat bisa langsung menghubungi layanan darurat 112,” tegas Isnawa.