Debut di ITB Ultra Marathon, Alumni ITS Langsung Rebut Posisi Pertama

MAKLUMAT — Tim alumni muda Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) langsung meraih posisi pertama dalam debut di ITB Ultra Marathon 2026. Tim FITS 1 finis terdepan pada klasifikasi Alumni Perguruan Tinggi Lain kategori Relay 16 dengan catatan waktu 22 jam 37 menit 12 detik. FITS 2 menyusul di posisi ketiga pada kategori yang sama, sedangkan Runners IKA ITS (RITS) finis di posisi keenam kategori Relay 8.

FITS 1 memulai lomba pada Jumat (16/10/2026) pukul 21.12 WIB dari Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Selatan. Tim tersebut mencapai garis finis pada Sabtu (17/10/2026) pukul 19.49 WIB setelah menempuh rute Jakarta–Bandung sejauh 180 kilometer.

Ketua IKA ITS Pengurus Wilayah Jakarta Raya, Kusdi Widodo mengapresiasi pencapaian RITS dan FITS dalam keikutsertaan perdana di ITB Ultra Marathon 2026. “Ini menunjukkan bahwa alumni muda ITS memiliki semangat untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun kontribusi nyata bagi almamater,” kata Kusdi.

Keikutsertaan RITS dan FITS menjadi bagian dari Kegiatan Pasca-Pelatihan Youth Leadership Camp 8 (YLC 8) Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah Jakarta Raya. Kegiatan ini menjadi wadah bagi alumni muda untuk menerapkan pembelajaran kepemimpinan melalui pembagian peran, koordinasi, komunikasi, dan kerja sama tim.

Baca Juga  Bergesernya Kompetensi Teknis ke Kepemimpinan Strategis di Era AI

Project Officer RITS dan FITS, Awaluddin Syarif, mengatakan persiapan lomba mencakup pembentukan tiga tim dari alumni dengan latar belakang angkatan, jurusan, domisili, dan kesibukan berbeda. Tim juga menyusun pola latihan, membagi segmen lari, serta menyiapkan logistik dan rencana keselamatan sepanjang rute.

“Sejak awal, kami memandang keikutsertaan ini bukan sekadar proyek olahraga, melainkan proyek kepemimpinan,” kata Awaluddin.

Tim RITS finis di posisi keenam kategori Relay 8. Foto/dok.ikaits

Pada kategori Relay 16, FITS 1 dan FITS 2 masing-masing menempati posisi pertama dan ketiga dalam klasifikasi Alumni Perguruan Tinggi Lain. Kapten FITS 1, Dimas Vidiandaru, mengatakan kedisiplinan selama latihan dan solidaritas antarpelari menjadi bagian penting dalam menyelesaikan lomba.

Sementara itu, RITS yang turun pada kategori Relay 8 finis di posisi keenam dalam klasifikasi yang sama. Kapten RITS, Nawfal Pramudya, mengatakan tim beranggotakan delapan pelari itu menghadapi tantangan dalam menyelaraskan persiapan karena perbedaan domisili dan kesibukan. Hanya tiga anggota tim yang berdomisili di Jakarta sehingga kesempatan berlatih bersama terbatas.

ITB Ultra Marathon 2026 berlangsung pada 16–18 Oktober dengan rute Jakarta–Bandung sepanjang 180 kilometer. Ajang edisi kesembilan ini diikuti komunitas alumni dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga  YLC 8 IKA ITS Jakarta Raya Percepat Kematangan Karier Alumni Muda

Selain mengikuti lomba, RITS dan FITS mengajak alumni ITS mendukung BETAMARU ITS (Beasiswa Talenta Mahasiswa Baru ITS), program beasiswa IKA ITS Pengurus Wilayah Jakarta Raya bagi mahasiswa baru berprestasi yang memiliki keterbatasan finansial.

Program tersebut menyediakan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp5 juta per mahasiswa per semester untuk semester pertama dan kedua. Bantuan diberikan kepada mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNBP, SNBT, atau SMITS FLAT Prestasi, dalam bentuk pembiayaan penuh maupun keringanan UKT sesuai kebutuhan.