Edu Forest Berkemajuan dan BPDLH Gelar “FOLU Goes to School”, Sulap Sekolah Jadi Sudut Hijau Literasi

MLH PP Muhammadiyah melalui program Edu Forest Berkemajuan bersama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup menggelar pelatihan lingkungan bertajuk “FOLU Goes to School” di SMK 1 Muhammadiyah Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah melalui program Edu Forest Berkemajuan bersama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup menggelar pelatihan lingkungan bertajuk “FOLU Goes to School” di SMK 1 Muhammadiyah Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Edu Forest Berkemajuan: Menciptakan Sudut Hijau sebagai Tempat Literasi yang Asri dan Berkemajuan” itu menyasar generasi muda agar terlibat langsung dalam aksi mitigasi perubahan iklim sejak dini.

Acara berlangsung dengan semarak dan antusias, dihadiri unsur MLH PP Muhammadiyah, kelompok Edu Forest Berkemajuan, kepala desa setempat, tokoh masyarakat, hingga ratusan peserta dari kalangan guru dan siswa sekolah di wilayah Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Dorong Literasi Lingkungan

Ketua kelompok Edu Forest Berkemajuan, Ahmad Haryadi mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus menghadirkan ruang belajar yang sehat dan nyaman bagi siswa.

“Kami ingin menciptakan ‘Sudut Hijau’ di sekolah-sekolah. Bukan sekadar menanam pohon, tetapi menjadikannya sebagai pusat literasi yang asri. Tempat di mana siswa bisa membaca, berdiskusi, dan belajar dengan udara yang segar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris MLH PP Muhammadiyah, Djihadul Mubarok menuturkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu mengubah perilaku warga sekolah agar lebih peduli terhadap ekosistem lingkungan.

Baca Juga  Mendorong Kesadaran Lingkungan dan Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Menurutnya, keberadaan sudut hijau di sekolah tidak hanya menghadirkan udara lebih bersih, tetapi juga dapat menjadi laboratorium alam mini bagi guru dan siswa untuk mempraktikkan ilmu biologi serta lingkungan hidup.

Menjawab Tantangan Lingkungan

Kabupaten Lebak sendiri saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari degradasi lahan, berkurangnya area resapan air, hingga ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Melalui program tersebut, BPDLH bersama Edu Forest Berkemajuan berharap sekolah-sekolah di Lebak dapat menjadi agent of change dalam upaya memulihkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya.

Pelatihan itu juga mengupas peran strategis sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya dalam mendukung target nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yakni kondisi ketika tingkat serapan karbon sektor kehutanan seimbang atau lebih tinggi dibanding emisi yang dihasilkan.

Dalam sesi pelatihan, para siswa mendapatkan materi dari tiga narasumber sekaligus diajak melakukan berbagai aksi nyata untuk meminimalisasi emisi karbon.

Beberapa langkah yang diperkenalkan di antaranya aksi menanam dan merawat pohon di lingkungan sekolah maupun rumah, penerapan zero waste melalui pengurangan sampah plastik dan pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga kampanye digital lingkungan melalui media sosial.

Baca Juga  Sambut Milad ke-113, MLH PP Muhammadiyah Luncurkan Green Mining Watch

Melalui sinergi antara BPDLH, Edu Forest Berkemajuan, dan pihak sekolah, kegiatan “FOLU Goes to School” di Lebak diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi pemantik gerakan hijau berkelanjutan di Provinsi Banten.