MAKLUMAT — Morgen Witzel asal Kanada adalah seorang sejarawan, teoretikus bisnis, konsultan, dosen, dan penulis buku. Salah satu bukunya berjudul The Ethical Leader: Why Doing the Right Thing Can Be the Key to Competitive Advantage (Pemimpin yang Etis: Mengapa Melakukan Hal yang Benar Bisa Menjadi Kunci Keunggulan Kompetitif).

Buku tersebut sekurang-kurangnya menekankan betapa pentingnya etika. Bahwa kehidupan ini memerlukan etika agar lebih bermutu, unggul, serta berdampak di masa kini dan untuk masa-masa yang akan datang. Untuk memahami apakah seorang pemimpin berwawasan etika dan mempraktikkannya dalam kehidupannya, dapat dilihat dari sejumlah hal pokok. Pertama, menjadikan etika sebagai landasan memulai bekerja dan berusaha. Kedua, kesanggupan untuk merawat kepercayaan dan rasa hormat dari berbagai pihak dan kelompok kepentingan. Ketiga, konsistensi dalam menerapkan pelayanan prima sebagai bagian dari keunggulan (berfastabiqul khoirot).
Keempat, kepemimpinan yang menjaga moral baik dan menjadi panutan atau teladan kebaikan bagi lainnya (uswah hasanah).
Kelima, kepemimpinan yang dalam praktik pengambilan keputusan berpedoman pada mekanisme pengambilan keputusan yang etis.
Keenam, kepemimpinan yang menjadikan etika lebih tinggi kedudukannya daripada moral, sekadar menjalankan kewajiban.
Ketujuh, kepemimpinan yang berdampak nyata dengan pencapaian hasil yang lebih baik dari periode ke periode.
Kedelapan, kepemimpinan yang senantiasa melibatkan karyawan dalam sejumlah hal, sekaligus memikirkan peningkatan tingkat kesejahteraannya.***