MAKLUMAT — Gempa Cilacap berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa, Jumat (4/9/2026) pukul 12.05 WIB. Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga Jawa Barat dan membuat 21 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dihentikan sementara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di laut, sekitar 59 kilometer sebelah selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah, pada kedalaman 69 kilometer.
Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa terjadi pada pukul 12.05.02 WIB dengan koordinat 8,27° LS dan 109,02° BT. Guncangan dirasakan di Cilacap, Bantul, Kebumen, Purwokerto, Kulonprogo, Pangandaran, Pacitan, Sleman, dan Wonogiri dengan intensitas II hingga III MMI.
21 KA Sempat Dihentikan
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan, penghentian sementara 21 perjalanan KA dilakukan melalui skema Berhenti Luar Biasa (BLB).
Langkah tersebut dilakukan sebagai prosedur keselamatan untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian setelah gempa.
“Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 21 perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto sempat dilakukan Berhenti Luar Biasa (BLB). Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” kata As’ad dikutip dari Antara.
Selama BLB, petugas KAI melakukan pemeriksaan terhadap prasarana di lintasan terdampak, meliputi jalur rel, jembatan, terowongan, serta fasilitas pendukung operasional.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto aman dan tidak ditemukan kerusakan akibat gempa.
Setelah seluruh lintasan dipastikan aman dan laik dilalui, perjalanan kereta api kembali dilanjutkan.
Durasi BLB bervariasi antara 12 hingga 66 menit. KA 291 Kutojaya Selatan mengalami pemberhentian terlama, yakni 66 menit. Sementara KA 51F Purwojaya mengalami BLB selama 12 menit.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat pemberhentian sementara perjalanan KA.
“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung,” ujar As’ad.
KAI Pastikan Perjalanan Kembali Normal
As’ad menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas KAI dalam setiap perjalanan kereta api.
Menurutnya, pemeriksaan prasarana dilakukan secara antisipatif untuk memastikan keamanan pelanggan, awak sarana, sekaligus kelancaran operasional perjalanan KA.
Setelah pemeriksaan selesai dan seluruh lintasan dinyatakan aman, perjalanan KA di wilayah Daop 5 Purwokerto kembali berjalan normal.
Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki pergerakan turun atau normal fault.
Hingga pukul 12.40.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Daftar 21 KA yang Sempat Mengalami BLB
- KA 110 Fajar Utama Yogya
- KA 106 Gajahwong
- KA 16 Argo Dwipangga
- KA 46 Taksaka
- KA 188 Joglosemarkerto
- KA 10C Argo Wilis
- KA 114C Sawunggalih
- KA 78D Lodaya
- KA 6 Argo Semeru
- KA 89 Gaya Baru Malam Selatan
- KA 69 Malabar
- KA 291 Kutojaya Selatan
- KA 51F Purwojaya
- KA 275B Pasundan
- KA 8005 Angkutan Barang
- KA 143B Madiun Jaya
- KA 2623 Angkutan Barang
- KA 75B Mataram
- KA 201 Joglosemarkerto
- KA 61B Manahan
- KA 161 Bangunkarta.***














