Gen Z UMKM Accelerator, UMM Latih Pelaku Usaha Muda Kuasai Pemasaran Digital

Mahasiswa Program Magister UMM menggelar pelatihan manajemen media sosial bagi pelaku UMKM generasi Z, Senin (18/5/2026). (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Mahasiswa Program Magister Universitas Muhammadiyah Malang menggelar pelatihan manajemen media sosial bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) generasi Z di Kantor PWM Jawa Timur, Senin (18/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Gen Z UMKM Accelerator” tersebut menjadi upaya meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat kapasitas pemasaran usaha berbasis media sosial. Pelatihan diikuti puluhan pelaku UMKM muda dari berbagai bidang usaha.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan platform digital seperti Instagram, TikTok, hingga WhatsApp Business untuk mendukung promosi serta membangun citra usaha, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Sekar Triantis B, Aan Hariyanto, Thierno Abdoulaye, Jariuh Bah, serta Nadaa Fitria Salwa.

Sekar Triantis B dalam paparannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan pola pemasaran baru yang lebih dekat dengan generasi muda.

Menurut dia, media sosial kini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga sarana utama dalam memperluas pasar dan menjangkau konsumen secara lebih efektif.

“Banyak UMKM memiliki produk yang bagus, tetapi belum mampu memaksimalkan promosi digital. Karena itu kami ingin memberikan pendampingan sederhana agar pelaku usaha, khususnya Gen Z, bisa lebih percaya diri memanfaatkan media sosial,” kata Sekar.

Baca Juga  Muhammadiyah Lampung Gagas Sigerpreneur, Dorong UMKM Jadi Pilar Ekonomi Umat

Senada, Aan Hariyanto mengajak para peserta untuk memahami pentingnya konsistensi dalam membuat konten, membangun interaksi dengan konsumen, hingga membaca tren digital yang berkembang di media sosial.

“Muda-mudahan ini dapat membantu pelaku UMKM muda lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing usaha melalui strategi pemasaran digital yang kreatif dan inovatif,” harapnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak melakukan praktik langsung membuat konsep konten promosi, teknik pengambilan gambar produk menggunakan telepon genggam, hingga strategi mengikuti tren digital guna meningkatkan daya tarik promosi.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan simulasi pembuatan konten berlangsung. Salah seorang peserta, Muhammad Bimo, mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai strategi pemasaran digital yang relevan bagi pelaku usaha muda.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi memahami cara membuat konten yang menarik dan sesuai tren media sosial. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut agar UMKM muda semakin berkembang,” ucap Bimo.