Gerhana Matahari Total Bakal Lintasi Eropa 12 Agustus 2026, NASA Ungkap Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Gerhana matahari total

MAKLUMAT — Fenomena gerhana matahari total akan kembali terjadi pada 12 Agustus 2026 dan diprediksi menjadi salah satu peristiwa astronomi paling dinantikan di dunia.

Berdasarkan informasi dari laman NASA, gerhana matahari total tersebut akan melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, hingga sebagian kecil Portugal.

Selain wilayah yang berada di jalur totalitas, banyak negara di Belahan Bumi Utara juga akan mengalami Gerhana Matahari Parsial pada hari yang sama.

Wilayah yang diperkirakan dapat menyaksikan gerhana parsial meliputi sebagian utara Amerika Serikat, mulai Alaska hingga Carolina Utara, sebagian besar Kanada, mayoritas wilayah Eropa, hingga Afrika barat laut.

Fenomena ini diperkirakan akan menghadirkan pemandangan langka, khususnya di wilayah Eropa dan Afrika bagian barat. Sebab, Matahari akan terbenam saat gerhana masih berlangsung sehingga menciptakan momen “matahari terbenam gerhana” yang jarang terjadi.

Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) menyebut Eropa akan mengalami sedikitnya tiga fenomena gerhana matahari besar dalam tiga tahun mendatang.

Ketiga fenomena tersebut meliputi:

  • 12 Agustus 2026 – Gerhana Matahari Total di Greenland, Islandia, Spanyol, dan Portugal.
  • 2 Agustus 2027 – Gerhana Matahari Total di Spanyol.
  • 26 Januari 2028 – Gerhana Matahari Cincin di Portugal dan Spanyol.
Baca Juga  Kapan Artemis II Tiba di Bulan? Ini Tanggalnya

Sementara itu, sejumlah wilayah lain di Eropa diperkirakan tetap dapat menyaksikan Gerhana Matahari Parsial.

ESA menyatakan saat ini tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut rangkaian fenomena astronomi tersebut, termasuk menyiapkan kegiatan edukasi dan pengamatan publik.

Gerhana Matahari Total sendiri merupakan fenomena ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh cahaya Matahari untuk sementara waktu.

Fenomena ini selalu menarik perhatian ilmuwan maupun masyarakat karena kemunculannya yang relatif langka di suatu wilayah tertentu.

Menurut Badan Antariksa Eropa (ESA), terakhir kali Eropa mengamati gerhana matahari total adalah pada tahun 2006. Bagi Spanyol, ini akan menjadi pertama kalinya warganya menyaksikan gerhana matahari total dari daratan sejak tahun 1905.

Peristiwa bulan Agustus ini adalah gerhana matahari total pertama yang akan terlihat dari daratan Spanyol sejak tahun 1905 — dan ini adalah gerhana matahari pertama dari tiga gerhana matahari yang akan disaksikan negara itu antara sekarang hingga tahun 2028, menurut ESA.

“Gerhana matahari total adalah salah satu momen langka ketika jutaan orang dapat melihat ke atas bersama-sama dan merasakan kekaguman serta rasa ingin tahu,” kata Carole Mundell, direktur sains ESA dikutip dari CNN, Senin (8/6/2026)). “Ini adalah momen bersama yang menghubungkan kita dengan Alam Semesta dan mengingatkan kita bahwa keinginan untuk menjelajah dan memahami adalah salah satu kekuatan terbesar umat manusia.”

Baca Juga  Spanyol Minta Komunitas Internasional Hentikan Dukungan Senjata ke Israel

NASA dan ESA juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan pelindung mata khusus saat mengamati gerhana matahari guna menghindari kerusakan pada mata akibat paparan langsung sinar Matahari.***