MAKLUMAT — Ketua PWM Jatim Sukadiono melepas keberangkatan bantuan kemanusiaan untuk bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera, khususnya di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Aceh Tamiang pada Jumat (2/1/2026). Bantuan yang dikirim kali ini bernilai sebesar Rp 11,5 miliar.
“Ini untuk menolong saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” ujar Sukadiono di Kantor PWM Jatim. Ia terlihat didampingi oleh Ketua Lazismu Jatim Imam Hambali hingga Bendahara Umum PWM Jatim Zainul Muslimin.
Sukadiono menjelaskan bahwa ini menjadi keberangkatan keempat bantuan PWM Jatim. Sebelumnya, PWM Jatim juga telah mengirim sejumlah bantuan hingga tim relawan kemanusiaan dalam bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera tersebut sejak akhir bulan November 2025.

Adapun pemilihan Kabupaten Langkat yang terletak di Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang yang terletak di Provinsi Aceh sebagai tujuan bantuan dilakukan karena dua daerah ini mengalami dampak paling berat. “Terdampak sangat berat, butuh penanganan khusus dan sangat panjang. Ini jadi salah satu pertimbangan kita,” jelasnya.
Untuk memperlancar distribusi bantuan, PWM Jatim menyiapkan dua truk berisi logistik dan dua mobil khusus untuk kebencanaan. Sukadiono menjelaskan bahwa tim relawan menghadapi medan yang sulit di kedua daerah tersebut.
“Langkat dan Aceh Tamiang itu, dalam bidang kesehatan pun. Hampir semua rumah sakitnya lumpuh total,” imbuh Sukadiono.
Dia menambahkan, bantuan ini bukan akhir dari upaya PWM Jatim. Selama bencana belum selesai, pihaknya akan terus mengirimkan bantuan berupa materi hingga personel relawan, sembari berkoordinasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Adapun dana yang dikumpulkan melalui Lazismu Jatim.
“Ini ikhtiar kita untuk menguatkan sesama. Bantuan ini meski keempat, bukan berarti yang terakhir,” tandasnya.