HUT ke-81 Jawa Timur, Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

MAKLUMAT – Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf menegaskan, keberhasilan pembangunan Jawa Timur tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan ekonomi. Pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan.

Pesan tersebut disampaikan Musyafak Rouf dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Senin (12/10/2026).

Menurut Musyafak, peringatan Hari Jadi Jawa Timur menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Ukuran keberhasilan pembangunan tidak hanya dihitung dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” kata Musyafak dalam sambutannya.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tahun ini mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan. Tema tersebut menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi, serta pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Musyafak menilai, pembangunan berkelanjutan juga harus memperhatikan keseimbangan lingkungan dan menjamin kesejahteraan generasi mendatang.

Sebagai salah satu penopang perekonomian nasional dan ketahanan pangan, Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, kelautan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga  Pemerintah Bagikan 330 Ribu Smart TV, Puguh DPRD Jatim: Jangan Sekadar Dipajang

Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Pertumbuhan ekonomi juga perlu diiringi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk melalui kebijakan dan anggaran daerah yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi harus dibarengi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” tegasnya.

DPRD Jatim Perkuat Fungsi Pengawasan

Musyafak menegaskan, DPRD Jawa Timur berkomitmen mengoptimalkan tiga fungsi utama, yakni pembentukan peraturan daerah (perda), penganggaran, dan pengawasan.

Dalam fungsi legislasi, DPRD berupaya melahirkan regulasi yang berkualitas, responsif, memiliki kepastian hukum, serta berpihak pada kepentingan rakyat.

Sementara itu, fungsi penganggaran dijalankan dengan memastikan alokasi APBD berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.

Adapun fungsi pengawasan diarahkan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, efisien, akuntabel, dan transparan.

Menurut Musyafak, sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Kemitraan tersebut perlu dibangun melalui keterbukaan, saling menghormati kewenangan, dan komitmen mencapai tujuan bersama.

Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan

Selain pemerataan pembangunan, Musyafak menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam memajukan Jawa Timur.

Pembangunan daerah membutuhkan kontribusi pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta generasi muda.

Baca Juga  BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali Geruduk Gedung DPRD Jatim, Bawa 25 Poin Tuntutan

Ia secara khusus mengajak generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, dan menjaga integritas agar mampu menjadi generasi penerus yang kreatif, kompeten, serta memiliki kepedulian sosial.

Musyafak juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Jawa Timur. Semangat gotong royong dan toleransi, menurutnya, harus terus dirawat untuk mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi penguat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dirgahayu ke-81 Provinsi Jawa Timur! Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan!” ucap politisi PKB ini.