Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 

Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengumumkan keputusan tersebut pada Rabu (11/3/2026). Dalam pernyataannya kepada televisi pemerintah, ia menyebut situasi politik dan keamanan menjadi alasan utama penarikan diri Iran dari kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Mengingat bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar Donyamali, seperti dikutip Reuters.

Sumber pemerintah di Teheran menyatakan keputusan Iran untuk mundur dari turnamen tersebut telah bersifat final. Iran sendiri telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan pada babak kualifikasi zona Asia. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan pada Desember 2025, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Sejumlah pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Los Angeles dan Seattle, Amerika Serikat.

Baca Juga  Swiss Vs Kolombia: Menang Adu Penalti, Ruben Vargas Dkk Tantang Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026

Namun dalam perkembangan terakhir, Iran tercatat sebagai satu-satunya tim peserta yang tidak menghadiri pertemuan perencanaan Fédération Internationale de Football Association (FIFA) pekan lalu di Atlanta. Ketidakhadiran tersebut memicu spekulasi mengenai posisi Iran di turnamen itu sebelum pemerintah akhirnya mengumumkan keputusan resmi untuk mundur.

Regulasi FIFA menyebut tim yang mengundurkan diri paling lambat 30 hari sebelum pertandingan pertama dapat dikenai denda minimal 250.000 franc Swiss, sekitar 320.800 dolar AS. Selain sanksi finansial, FIFA juga membuka kemungkinan hukuman tambahan berupa larangan mengikuti kompetisi berikutnya atau penggantian oleh asosiasi anggota lain.

Laporan terbaru juga menyebut lebih dari 1.300 warga sipil Iran tewas sejak serangan udara Amerika Serikat dan Israel dimulai pada 28 Februari 2026. Eskalasi konflik tersebut membuat agenda pertandingan pemanasan tim nasional Iran praktis tidak dapat dilaksanakan.

Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut kemungkinan keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026.