Israel Tolak Bayar Iuran untuk BoP, AS Langsung Setuju

Presiden AS Donald Trump ketika berbicara di forum Board of Peace. (Foto: Tangkapan layar)

MAKLUMAT — Israel menyatakan tidak akan membayar iuran yang dibebankan bagi para negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Seperti diketahui, para negara anggota BoP diminta untuk membayar iuran sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp16,8 triliun.

BoP sendiri merupakan badan yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang disebut-sebut bertujuan untuk mengonsolidasikan perdamaian dan rekonstruksi di Gaza, Palestina. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, merupakan anggota dari badan ini.

Menteri Urusan Politik dan Keamanan Israel, Ze’ev Elkin, menegaskan sikap pemerintah dalam pernyataan media. Ia menilai bahwa Israel juga menjadi korban atas konflik Gaza, sehingga tidak perlu ikut iuran selayaknya negara-negara anggota BoP lainnya.

“Tidak ada pembenaran untuk membayar uang setelah kami diserang, maupun untuk mendanai rekonstruksi Gaza,” kata Ze’ev dalam keterangannya, dikutip dari media asal Yordania, Khaberni, pada Selasa (24/2/2026).

Ze’ev juga menyebut keputusan tersebut sekaligus meredakan keberatan dari Menteri Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich terkait keanggotaan Israel bersama Turki dan Qatar di BoP.

Israel juga telah secara resmi mengumumkan keberatan dan penolakannya untuk memberikan kontribusi finansial kepada BoP, yang disebut telah disetujui oleh Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga  Israel Umumkan Tewasnya Gubernur Gaza Rawhi Mushtaha

“Washington setuju untuk membebaskannya dari pembayaran apa pun, tidak seperti negara anggota lainnya seperti Qatar dan UEA, yang menjanjikan lebih dari dua miliar dolar,” tulisnya.

Saat ini, BoP dilaporkan telah mengumpulkan sekitar 5 miliar dolar AS dari para anggotanya. Sementara itu, negosiasi masih berlangsung terkait komitmen tambahan dari sejumlah negara lain yang masing-masing diharapkan berkontribusi sekitar 1 miliar dolar AS.

Dalam pertemuan perdana BoP, Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya akan menyumbang 10 miliar dolar AS untuk mendukung rekonstruksi di Gaza. “Dewan Perdamaian menunjukkan bagaimana masa depan yang lebih baik dapat dibangun, dimulai dari ruangan ini,” kata Trump.