Ketua IBCA MMA Jatim Arief Budi Prasetyo Borong Tiga Medali di Kejuaraan Karate Internasional Filipina

Ketua IBCA MMA Jatim Arief Budi Prasetyo (kanan). (Foto: Dok. Kholid)

MAKLUMAT — Prestasi membanggakan ditorehkan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) IBCA MMA Jawa Timur, Arief Budi Prasetyo, dalam kancah bela diri tingkat internasional, dengan berhasil meraih tiga medali dalam ajang 51st ISAKI Cup Philippine Open Karatedo Tournament & Training Camp.

Kejuaraan yang digelar oleh Philippine Karatedo League (PKL) bekerja sama dengan Shitoryu Karatedo Yoshukan tersebut berlangsung pada 28-29 Maret 2026 lalu di Alabang, Muntinlupa City, Filipina.

Dalam turnamen yang mempertemukan karateka dari berbagai negara Asia Tenggara itu, Arief menunjukkan performa impresif. Ia berhasil membawa pulang dua medali perak dan satu perunggu. Medali perak diraihnya dari kelas kumite senior +84 kg dan kelas kumite grand senior +84 kg, sementara  medali perunggu diraih di kelas kumite veteran 40–50 tahun.

Pada momen penganugerahan, Arief tampak berdiri di podium dengan bendera Merah Putih tersampir di bahunya. Capaian ini menegaskan bahwa peran sebagai pimpinan organisasi olahraga tidak menghalangi dirinya untuk tetap aktif dan berprestasi sebagai atlet.

Arief menyebut partisipasinya dalam kejuaraan tersebut sebagai bentuk konsistensi dan integritas dalam menyelaraskan perannya di dunia Mixed Martial Arts (MMA) dengan disiplin karate.

Baca Juga  Psikolog Unisa Yogyakara: Korban Kekerasan di Daycare Butuh Pemulihan Psikologis Sejak Dini

“Saya baru saja selesai bertanding di Filipina dan bersyukur bisa meraih juara. Ini adalah kombinasi dengan jabatan saya sebagai Ketua Umum IBCA MMA Jatim. Hasil ini adalah buah dari latihan disiplin dan dedikasi,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, mengenakan bendera Merah Putih di podium internasional merupakan kehormatan besar bagi setiap atlet yang berjuang membawa nama bangsa.

Selain mempertandingkan kategori kata dan kumite, turnamen ini juga dirangkaikan dengan training seminar guna meningkatkan standar teknik para karateka di level internasional.

Keberhasilan Arief diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda, khususnya di Jawa Timur, untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi di tingkat dunia.