Kontingen Jawa Tengah Raih Juara Umum Putra LPB V Tingkat Nasional Hizbul Wathan

Hizbul Wathan

MAKLUMAT — Kontingen Jawa Tengah meraih Juara Umum Putra pada Lomba Pengenal Berprestasi (LPB) V Tingkat Nasional Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Pengumuman tersebut disampaikan saat penutupan kegiatan yang berlangsung di kawasan Candi Banyunibo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/6/2026).

LPB V Tingkat Nasional berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Juni 2026. Kegiatan ini mempertemukan Pandu Pengenal terbaik dari berbagai wilayah Indonesia dalam ajang kompetisi sekaligus pembinaan kader Hizbul Wathan. Penutupan kegiatan dipimpin Ramanda Edy Prajaka yang mewakili unsur Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.

Selama lomba berlangsung, peserta mengikuti berbagai kategori yang menguji kemampuan dalam bidang keislaman, kepemimpinan, kepanduan, keterampilan, wawasan kebangsaan, hingga pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Jawa Tengah menjadi juara umum tingkat putra, sedangkan juara umum tingkat putri diraih Kontingen Makassar.

Ketua Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Tengah, Taufiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah mengikuti kompetisi. Ia menilai capaian tersebut lahir dari semangat, kedisiplinan, dan dedikasi peserta dalam membawa nama Jawa Tengah di tingkat nasional.

“Prestasi ini merupakan salah satu indikator bahwa Hizbul Wathan Jawa Tengah tidak pernah lelah untuk terus ber-fastabiqul khairat serta senantiasa bersemangat dalam menggerakkan Hizbul Wathan di seluruh pelosok Jawa Tengah,” katanya.

Baca Juga  1.700 Orang Keracunan MBG dalam Tiga Hari

Ia lalu menjelaskan, Pandu Pengenal merupakan kader terbaik Hizbul Wathan yang dipersiapkan untuk menjadi kader Persyarikatan, umat, dan bangsa. Karena itu, mereka perlu menunjukkan sikap teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, sekolah, masyarakat, maupun organisasi.

“Seorang Pandu Pengenal diharapkan menjadi pelopor, penggerak, dan teladan dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sesuai cita-cita Muhammadiyah,” tegasnya.

Selain kemampuan kepanduan, Pandu Pengenal juga dituntut memahami ajaran Islam dan ideologi Muhammadiyah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku dan pengabdian kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kwartir Daerah Banyumas, Banjarnegara dan Kabupaten Pekalongan yang telah mewakili dan mendukung kontingen Jawa Tengah untuk berprestasi pada kegiatan ini. Selamat dan sukses atas raihan Juara Umum pada Lomba Pengenal Berprestasi V Tingkat Nasional. Fastabiqul Khairat!” pungkasnya.

 

*) Penulis: M Habib Muzaki