MAKLUMAT – Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh bereaksi keras terhadap eskalasi kerusuhan di Iran yang telah menewaskan sedikitnya 538 orang. Ia mendesak Pemerintah Indonesia tidak menunggu situasi memburuk untuk menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di tengah pusaran konflik.
“Negara harus hadir! Jangan tunggu situasi semakin buruk. Kemenlu dan KBRI Teheran harus memastikan tidak ada satu pun WNI yang berada di titik demonstrasi yang berbahaya,” tegas politisi Fraksi PKB ini, Senin (12/1/2026).
Oleh Soleh meminta pemerintah segera menyusun rencana kontinjensi yang matang. Mengingat eskalasi kekerasan yang terus meningkat, opsi evakuasi WNI dari wilayah konflik harus sudah tersedia di atas meja.
”Keselamatan WNI adalah prioritas utama dan mutlak. KBRI harus memperkuat komunikasi darurat dan memetakan lokasi seluruh warga kita untuk mengantisipasi risiko terburuk,” pintanya.
Komisi I DPR RI, lanjut dia, memastikan akan terus memantau koordinasi lintas kementerian demi menjamin keamanan warga negara Indonesia di sana.
Untuk diketahui, demonstrasi berdarah di Iran awalnya meletus akibat kemarahan warga atas inflasi gila-gilaan pada mata uang Rial yang mencekik ekonomi rakyat. Namun, dalam hitungan hari, aksi massa berubah menjadi gerakan politik besar yang menuntut berakhirnya pemerintahan ulama di Iran.
Benturan fisik antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan kini meluas ke hampir seluruh penjuru negara. Dengan jumlah korban tewas yang telah menembus angka 538 jiwa, situasi di Teheran dan kota-kota besar lainnya digambarkan sangat mencekam.