MAKLUMAT – Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brak Muncar, Banyuwangi, pada Jumat (10/7/2026) pagi, dimanfaatkan ibu-ibu nelayan untuk curhat. Emak-emak yang turut berdialog dengan Wapres itu mengeluhkan akses jalan menuju TPI yang rusak.
Didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gibran menanggapi setiap keluhan warga Muncar. Gibran berjanji akan melaporkan keluhan warga Muncar itu kepada Presiden.
”Kami bertiga (bersama gubernur dan bupati) akan mendiskusikan keluhan jalan rusak di Muncar ini,” kata Gibran.
Sebelum bertemu nelayan di Muncar, Gibran sempat mengunjungi Pasar Induk Banyuwangi pada pukul 08.30 WIB. Turun dari pesawat di Bandara Blimbingsari, Wapres langsung diangkut helikopter menuju Lapangan Taman Blambangan, yang tidak jauh dari lokasi Pasar Induk Banyuwangi.
Saat meninjau Pasar Induk Banyuwangi yang baru selesai direvitalisasi, Gibran sempat melihat-lihat ke dalam bangunan pasar. Dia sempat menyampaikan kekagumannya terhadap arsitektur bangunan yang tampak kokoh dan mempertahankan konsep cagar budaya berupa desain rumah adat Oseng.
”Semoga pasarnya nanti makin ramai,” kata Gibran.
Rangkaian kunjungan kerja Wapres Gibran diakhiri dengan salat Jumat berjamaah di Masjid Al Ikhlas Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Dalam perjalanan menuju Masjid Al Ikhlas, Gibran sempat bagi-bagi suvenir kepada warga yang menunggunya lewat di depan lapangan Maron, Genteng.
Hanung, warga Dusun Tugung, Desa/Kecamatan Sempu mengaku senang mendapatkan suvenir dari Gibran. ”Saya sudah menunggu Mas Gibran sejak pukul 06.00 pagi, alhamdulillah dapat suvenir berupa kaus hitam,” kata Hanung saat diwawancarai awak media.
Usai beribadah di masjid, Gibran juga masih sempat bagi-bagi alat tulis kepada anak-anak santri Pondok Pesantren Ibnu Sina yang ikut salat Jumat berjamaah. Kemudian, Gibran melanjutkan acara bersilaturahmi dengan sejumlah kyai di Pondok Pesantren Ibnu Sina Dusun Jalen, Desa Setail Kecamatan Genteng.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran yang duduk berdampingan dengan tuan rumah KH Masykur Ali selaku pengasuh Pondok Pesantren Ibu Sina berdialog dengan para kyai dalam suasana penuh keakraban.
Usai beramah tamah dengan ulama di Pondok Pesantren Ibnu Sina, Gibran didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan perjalanan dinasnya menuju Situbondo. Keduanya menumpang helikopter dari lapangan Maron, Genteng, yang tidak jauh dari lokasi pertemuan dengan ulama. Empat helikopter disiapkan di lapangan sepak bola tersebut.
Sorenya, sekitar pukul 16.00 WIB, rombongan Gibran kembali ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi dengan helikopter. Selanjutnya, rombongan kembali terbang ke Jakarta dengan pesawat. (*)
Penulis: Irwan Suryanto













