Lukman Sjaifuddin Siap Dorong SD Muhammadiyah 22 Surabaya Lebih Peduli Lingkungan

SD Muhammadiyah 22 Surabaya

MAKLUMAT — Setelah puluhan tahun mengabdi di SD Muhammadiyah 22 Surabaya, Lukman Sjaifuddin terpilih menjadi kepala sekolah pada Rabu (7/10/2026). Ia membawa sejumlah rencana untuk mengembangkan sekolah, termasuk memperkuat kepercayaan publik dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Lukman menilai kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlanjutan sekolah. Karena itu, ia ingin menjaga kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sekolah melalui sejumlah pembenahan.

“Saya akan berupaya menjadikan SD Muhammadiyah 22 Surabaya sebuah sekolah yang akan terus menerus mendapatkan kepercayaan publik yang baik,” ujarnya.

Salah satu perhatian Lukman adalah mendorong siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan masyarakat di sekitar sekolah. Menurutnya, kepedulian tersebut perlu dibangun melalui pendidikan yang tetap berangkat dari nilai keislaman dan akhlak.

Ia menyebut aqidah Islam dan akhlaqul karimah sebagai modal yang perlu terus ditanamkan kepada guru dan siswa. Nilai tersebut, menurut Lukman, berkaitan dengan upaya sekolah membangun kepercayaan masyarakat sekaligus membentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Aqidah Islam dan Akhlaqul Karimah merupakan modal utama para guru dan siswa untuk menjadikan sekolah semakin dipercaya oleh publik serta kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga  Borong 5 Medali Emas dan 1 Perak, Murid Muhammadiyah Harumkan Indonesia di Ajang Internasional

Selain pembentukan karakter, Lukman juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sekolah. Ia berencana mendorong guru mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka. Pembenahan manajemen sekolah dan hubungan masyarakat juga masuk dalam rencana kerja yang akan dikembangkan.

“Selain aqidah dan akhlak sebagai modal, kita juga akan terus meningkatkan sumber daya manusia dan terus menerus memperbaiki manajemen kehumasan karena dua tadi juga merupakan unsur yang fundamental terhadap visi dan misi sekolah,” ujarnya.

Lukman juga berencana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama wali siswa yang telah mempercayakan pendidikan anaknya kepada SD Muhammadiyah 22 Surabaya. Ia ingin para guru mendapat kesempatan mengikuti pelatihan di tingkat kedinasan sekaligus membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan secara bertahap.

“Kami juga akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada seluruh wali siswa yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di sekolah kami. Kami juga akan terus mengupayakan agar para guru terdistribusi untuk mengikuti pelatihan di tingkat dinas sebagai bentuk peningkatan mutu pendidikan dan juga membangun kerja sama dengan stakeholder secara bertahap,” imbuhnya.

 

*) Penulis: Humanika Dian Nusantara