MAKLUMAT — Sekolah “Karakter” SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar kegiatan Cambridge Starter Test Preparation pada Jumat (6/3/2026), yang diikuti 30 siswa dari hasil seleksi kelas bilingual 2 dan 4.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mempersiapkan kemampuan Bahasa Inggris siswa menjelang agenda Cambridge Starter Assessment, yang dijadwalkan bakal berlangsung pada 18 April 2026 mendatang.
Seleksi peserta didasarkan pada dua indikator utama, yakni kemampuan akademik bahasa dan karakter. Kemampuan akademik bahasa menjadi bagian penting dalam tes ini, yang meliputi speaking, reading, writing, serta listening. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti tes kategori level starter.
Rizki, perwakilan pengawas dari tim AVIRI Cambridge, menyampaikan sejumlah indikator yang harus dipatuhi peserta selama mengikuti tes. “Kalian bisa mengikuti tes ini hingga selesai, jika tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan dari tim Cambrigde,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Maklumat.id, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga aturan utama yang harus ditaati peserta, yakni tidak diperkenankan meminjam alat tulis, tidak mencontek, serta tidak melakukan interupsi selama pengerjaan tes berlangsung.
Sementara itu, Koordinator Bilingual SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Ustazah Ella Mafruchani SPd, menegaskan bahwa agenda tersebut bukan sekadar formalitas. Menurutnya, penilaian dalam program tersebut tidak hanya berlaku secara nasional, tetapi juga pada level internasional.
“Oleh karena itu, sebelum tes dimulai persiapkan diri kalian, baik peralatan tulis maupun latian soal, karena Cambridge bukan hanya seluruh Indonesia tapi dunia,” terangnya.
Selama pelaksanaan tes, peserta tidak hanya menghadapi ujian tulis Bahasa Inggris. Mereka juga menjalani tes mendengarkan (listening) dan berbicara (speaking). Melalui rangkaian tes itu, kemampuan Bahasa Inggris siswa dapat diketahui sekaligus dipersiapkan untuk tahapan berikutnya.
Melalui pelaksanaan test preparation tersebut, diharapkan para peserta mampu memahami pola tes sekaligus mempersiapkan diri secara optimal. Hasil dari tes nantinya akan menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris siswa yang dituangkan dalam bentuk sertifikat.
Selain melatih kemampuan bahasa, kegiatan itu juga diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran untuk menerapkan nilai-nilai karakter, seperti kejujuran dan tanggung jawab selama proses tes berlangsung.














