Menag Nasaruddin Umar Terima Kunjungan Dubes Palestina, Tegaskan Komitmen dan Dukungan Indonesia

Menag Nasaruddin Umar Terima Kunjungan Dubes Palestina, Tegaskan Komitmen dan Dukungan Indonesia

MAKLUMAT — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (5/1/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog dan penguatan solidaritas Indonesia-Palestina, khususnya dalam isu kemanusiaan, pendidikan, dan perdamaian.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmen untuk terus berdiri bersama Palestina melalui diplomasi, pendidikan, dan aksi kemanusiaan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas global.

Dalam kesempatan itu, Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, membuka pembicaraan dengan turut menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa masyarakat Indonesia di sejumlah daerah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia mengungkapkan empati mendalam atas para korban serta dampak bencana tersebut, yang mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas dan infrastruktur publik.

Merespons hal tersebut, Menag Nasaruddin menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian serta ucapan duka dari Pemerintah Palestina. Menurutnya, empati lintas bangsa tersebut mencerminkan kuatnya ikatan kemanusiaan dan persaudaraan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Palestina.

“Bulan lalu kami juga mengikuti rapat tingkat menteri yang membahas berbagai isu kemanusiaan. Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya mengambil peran strategis, termasuk dalam bidang pendidikan dan solidaritas internasional,” ujar Nasaruddin, dikutip laman resmi Kemenag RI pada Senin (05/01/2026).

Dalam kesempatan itu, Menag Nasaruddin menjelaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di berbagai daerah, yang juga masih memproyeksikan peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina untuk melanjutkan pendidikan.

Baca Juga  Kunjungan Resmi ke Presiden Peru, Prabowo Terima Tanda Kehormatan Tertinggi

“Selain PTKIN, pemerintah juga masih mempertimbangkan banyak kampus lain di Indonesia sebagai bagian dari ikhtiar membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa Palestina,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menag Nasaruddin juga mengungkapkan rencana pengembangan pesantren internasional sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam penguatan pendidikan Islam moderat.

“Kami menyiapkan lahan sekitar 25 hektare untuk pesantren internasional. Ini bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam penguatan pendidikan dan peradaban Islam yang moderat,” tandasnya.

Dukungan Indonesia terhadap Palestina, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui diplomasi dan pendidikan, tetapi juga melalui jalur kemanusiaan. Ia menyoroti peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang secara konsisten menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina.

“Insya Allah, Indonesia tidak akan pernah melupakan Palestina,” tegas Nasaruddin.

Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, berharap dukungan Indonesia terus berlanjut dan semakin menguat. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi moral dan diplomatik yang penting dalam mendorong misi perdamaian bagi Palestina.

“Saya berharap dukungan dari Indonesia terus memupuk dan menguatkan misi perdamaian untuk Palestina,” sebut Zuhair Al-Shun.

*) Penulis: Ubay NA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *