Mendikdasmen Resmikan Tiga Gedung Baru di AUM Pendidikan PCM Sidoarjo

Mendikdasmen Resmikan Tiga Gedung Baru di AUM Pendidikan PCM Sidoarjo

MAKLUMAT — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sidoarjo menggelar Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo, Sabtu (29/11/2025). Dalam kegiatan tersebut sekaligus dilakukan sejumlah peresmian fasilitas dan infrastruktur pendidikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti Med.

Terdapat tiga gedung baru di tiga sekolah Muhammadiyah yang diresmikan secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Abdul Mu’ti, yaitu Gedung Buya Hamka di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Muh1da), Gedung Masjid At-Tanwir di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (M10SI), serta Gedung Jenderal Sudirman di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi).

Dalam amanatnya, Mu’ti mengapresiasi peran, kontribusi, dan sumbangsih Muhammadiyah dalam mendukung dan membantu pemerintah untuk mencetak generasi unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Ia juga menyorot besarnya biaya yang dibutuhkan oleh Muhammadiyah dalam membangun tiga gedung baru yang ia resmikan tersebut. Contohnya pembangunan Masjid At-Tanwir di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo yang menelan biaya hingga sekitar Rp6 miliar secara mandiri.

“Saya kira ini bentuk partisipasi masyarakat yang sangat positif dalam memajukan pendidikan. Dan saya menyampaikan terima kasih kepada bapak/ibu sekalian yang telah membantu pemerintah dalam memajukan pendidikan,” ujarnya.

Pemanfaatan Tiga Fasilitas Gedung Baru

Sementara itu, Ketua Panitia Semarak Milad ke-113 Muhammadiyah di lingkungan PCM Sidoarjo, Wisnu Sidarta SSos, menjelaskan pemanfaatan dari ketiga gedung yang baru saja diresmikan tersebut.

Baca Juga  Daftar Pilgub Jakarta 2024, Pramono Anung Pamit Presiden Jokowi

Ia menyebut, saat ini ketiga fasilitas tersebut sudah dapat berfungsi dengan baik sebagaimana yang telah direncanakan.

“Gedung-gedung AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) yang di bawah PCM Sidoarjo itu memang baru selesai dan alhamdulillah sekarang sudah diresmikan. Ada Gedung Buya Hamka di SD Muh1da, itu yang sekarang sudah dipergunakan seluruhnya, dan hampir semuanya sekarang sudah bisa berfungsi seperti yang diinginkan oleh SD Muhammadiyah 1,” ujarnya kepada awak media usai peresmian.

Sementara itu, Gedung Jenderal Sudirman di SMP Musasi, kata Wisnu, bakal dipergunakan untuk siswa boarding school, yang nantinya akan mendapatkan pendampingan dan pendidikan yang lebih intensif, terutama terkait keagamaan dan kemuhammadiyahan.

“Gedung Jenderal Sudirman, itu dibuat untuk boarding. Boarding school itu kayak semacam pondok, anak-anak menginap di situ, dibimbing agama, secara agama, dan juga pengetahuan-pengetahuan umum di dalamnya. Sehingga di boarding school itu insya Allah anak-anak yang sekolah di SMP Musasi, itu setelah dia menimba ilmu di Musasi, dia keluar dari Musasi, dia menjadi orang yang mempunyai amal saleh yang baik,” jelasnya.

Sedangkan Gedung Masjid At-Tanwir, Wisnu mengungkapkan bahwa kompleks SMP M10SI saat ini tergolong cukup baru, karena masih berusia sekitar 9 tahun, dan belum memiki masjid sendiri.

Ia mengungkapkan, sempat mendapatkan bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp300 juta, yang kemudian dimanfaatkan untuk memulai pembangunan masjid tersebut. Melalui berbagai upaya, akhirnya Gedung Masjid At-Tanwir di SMP M10SI berhasil terealisasi dengan total biaya mencapai Rp6 miliar.

Baca Juga  Cak Imin Lepas Ribuan Pelari di PKB Run Fest 5K 2025

“(Gedung ini) ada aulanya, tempat berkumpulnya, kita berkumpul, termasuk orang tua, dan lain sebagainya, di situ berkumpul, di atasnya (lantai 2) ada masjidnya yang menampung sekitar 300 orang, yang di atasnya (lantai 3) ada tempat mukim, tempat mukim satu hari, anak-anak yang Hari Sabtu ke Ahad, itu mukim di sana, dan di sana juga ada pelajaran agamanya, mengaji, dan sebagainya, setelah itu, besoknya baru, dan Ahadnya dia pulang ke rumah, besoknya kembali lagi ke sekolah,” jelasnya.

*) Penulis: Ubay NA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *