Milad ke-109, Aisyiyah Tegaskan Komitmen Wujudkan Keadilan hingga Perlindungan Perempuan dan Anak

Salmah Orbayinah

MAKLUMAT — Ketua Umum PP Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan komitmen dalam menjalankan dakwah Islam yang rahmatan lil’alamin, dengan menghadirkan keadilan, perlindungan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia, terutama kelompok perempuan dan generasi masa depan.

Hal itu dia sampaikan sebagai refleksi dalam Milad ke-109 tahun Aisyiyah, yang mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, Selasa (19/5/2026).

“Milad ke-109 Aisyiyah menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen Aisyiyah dalam menjalankan dakwah Islam yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya.

“Jalan dakwah Aisyiyah adalah jalan dakwah yang menghadirkan kasih sayang, keadilan, perlindungan, dan perdamaian bagi seluruh umat manusia,” sambung Salmah.

Salmah juga menyoroti meningkatnya berbagai konflik, kekerasan, dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia yang berdampak besar pada semua pihak, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

Terkait hal itu, ia menandaskan bahwa Aisyiyah memandang upaya untuk mewujudkan perdamaian bukan sekadar cita-cita, melainkan tanggung jawab moral dan keagamaan.

Sebab itu, ia menegaskan bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan melalui ceramah dan pengajaran, tetapi juga harus melalui kerja-kerja nyata yang melindungi martabat kemanusiaan dan menghadirkan kemaslahatan sosial.

Baca Juga  Busyro Muqoddas: Setiap Kebijakan Publik Harus Berpegang Pada Nilai Keadilan Sosial dan Lingkungan

Salmah mengungkapkan sejumlah program dan layanan nyata yang dihadirkan Aisyiyah, di antaranya melalui Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah (BIKSA) dan Gerakan Aisyiyah Cinta Anak (GACA).

“Melalui Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah atau BIKSA, Aisyiyah memberikan pendampingan keluarga, layanan konsultasi, serta penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang damai dan berkeadilan,” tandasnya.

“Melalui Gerakan Aisyiyah Cinta Anak atau GACA, Aisyiyah meneguhkan keberpihakan kepada perlindungan anak, pemenuhan hak anak, serta penciptaan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang generasi masa depan,” imbuh perempuan yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu.

Lebih lanjut, Salmah juga menyebut bahwa tema besar dalam Milad ke-109 Aisyiyah kali ini, “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, menegaskan bahwa perdamaian hanya dapat dibangun apabila keadilan ditegakkan, kekerasan dihapuskan, dan hak-hak kelompok rentan dilindungi.

Sebagai perwujudan atas komitmen tersebut, dalam momentum Milad ke-109 Aisyiyah juga akan secara resmi meluncurkan 116 Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah yang tersebar di berbagai wilayah di tanah air.

“Aisyiyah terus memperkuat berbagai ikhtiar, termasuk pengembangan Pos Bantuan Hukum atau Posbakum yang pada momen Milad ini akan diluncurkan secara resmi dengan berdirinya 116 pos bantuan hukum Aisyiyah yang telah tersebar di berbagai penjuru negeri,” ungkapnya.

Baca Juga  Di Hadapan Wamen Fajar, Guru Ini Sampaikan Apresiasi Positif Kebijakan SPMB Jalur Prestasi

“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Aisyiyah dalam memperluas akses keadilan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pendampingan hukum, dan penguatan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta keterlibatan aktif dalam berbagai jaringan nasional dan internasional untuk isu kemanusiaan dan perdamaian,” tambah Salmah.

Melalui momentum Milad ke-109 Aisyiyah, Salmah juga mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat dunia untuk bersama-sama memperkokoh semangat kemanusiaan, memperluas solidaritas sosial, serta membangun kehidupan yang damai, adil, dan bermartabat.

Aisyiyah, kata dia, percaya bahwa dakwah kemanusiaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan akan menjadi jalan penting menuju perdamaian semesta.

“Bahwa perempuan bukan sekadar korban dalam situasi konflik dan kekerasan, tetapi merupakan agen perubahan dalam membangun perdamaian,” pungkas Salmah.