Milad Provinsi Jatim, Khofifah Soroti Pendidikan dan Penurunan Kemiskinan

Khofifah

MAKLUMAT — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyoroti pendidikan dan penurunan kemiskinan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Hal itu ia sampaikan dalam momentum Milad Provinsi Jawa Timur pada Senin (12/10/2026).

Khofifah mengatakan, pendidikan berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, kualitas pendidikan Jawa Timur dapat dilihat dari capaian siswa yang berhasil masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi.

“Pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan Jawa Timur,” ujarnya dalam agenda yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Ia menyebut Jawa Timur mempertahankan capaian penerimaan mahasiswa baru di PTN selama tujuh tahun berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan pendidikan di daerah itu, terutama dalam membuka peluang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga berupaya menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kemampuan komunikasi untuk menghadapi persaingan global. Upaya ini diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda Jawa Timur untuk berkiprah di berbagai bidang.

“Generasi muda Jawa Timur harus memiliki kompetensi dan wawasan global agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” kata Khofifah.

Baca Juga  H–2 Ramadan, Khofifah Pastikan Stok Sembako di Jatim Aman, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Selain pendidikan, penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu indikator yang disoroti dalam pembangunan Jawa Timur. Angka kemiskinan disebut mencapai 3,42 persen. Namun, angka tersebut perlu dipastikan kembali berdasarkan periode pengukuran dan data resmi yang digunakan agar dapat menggambarkan kondisi kemiskinan secara akurat.

Khofifah menegaskan bahwa pembangunan daerah perlu terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Momentum milad provinsi, menurutnya, dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat upaya pembangunan Jawa Timur.

“Jawa Timur harus terus berupaya menjadi provinsi yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

*) Penulis: Humanika Dian Nusantara