MAKLUMAT — PP Muhammadiyah dan PT Indosat Tbk menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait transformasi digital, dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rabu (19/8/2026).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi, mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Ia menjelaskan, penandatanganan MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari silaturahmi sebelumnya antara jajaran pimpinan PT Indosat dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Kami berharap perkembangan digitalisasi yang dilakukan Muhammadiyah melalui beberapa instrumen akan bisa lebih mudah, cepat dan mengalami akselerasi setelah kerjasama dengan Indosat,” ujarnya.
Menurut Haedar, digitalisasi dan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) di lingkungan Muhammadiyah telah berkembang melalui Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Maka dengan kerjasama ini, program-program tersebut diharap dapat mendapat perluasan dan sayap yang lebih kokoh dalam perkembangannya,” kata sosok yang juga Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu.
Di sisi lain, Director and Chief Business Officer PT Indosat Tbk, Muhammad Buldansyah, berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak.
“Mudah-mudahan langkah ini diberkahi dan dapat membawa kebaikan bagi umat dan seluruh pihak. Baik bagi Indosat, Muhammadiyah maupun bangsa dan warga indonesia,” ujarnya.
Buldansyah juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Muhammadiyah. Menurutnya, Persyarikatan yang telah berdiri sejak tahun 1912 itu memiliki aktivitas yang luas di berbagai bidang serta jaringan amal usaha yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.
Ia menilai, kerja sama tersebut sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam membangun ekosistem yang berbasis transformasi digital. Karena itu, penandatanganan MoU itu disebutnya sebagai langkah awal dari kerja sama jangka panjang.
Menurutnya, kedua belah pihak juga memiliki keselarasan visi, khususnya dalam upaya memberdayakan masyarakat Indonesia.
“Dulu Indosat hanya menghubungkan masyarakat dengan jaringan telekomunikasi. Sedangkan sekarang kami tentunya juga ingin mengarah kepada pemberdayaan masyarakat,” kata dia.
Lebih lanjut, Buldansyah menyampaikan komitmen Indosat untuk menjadi mitra teknologi Muhammadiyah dalam menghadirkan infrastruktur digital serta mendukung pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
“Hal ini termasuk dalam integrasi anggota, jaringan AUM dan seluruh institusi Muhammadiyah dalam satu ekosistem yang terhubung,” tuturnya.
Buldansyah menyebut Indosat merupakan penyedia layanan telekomunikasi dan solusi digital di Indonesia yang juga menghadirkan berbagai solusi ICT, meliputi infrastruktur teknologi informasi, keamanan digital, konektivitas, aplikasi, layanan cloud, serta data dan analitik.
Dengan kompetensi tersebut, ia optimistis Indosat dapat mendukung kebutuhan transformasi digital Muhammadiyah melalui kemitraan yang dibangun.
“Saya yakin, apa yang sudah kami terapkan di Indosat sendiri, akan bisa diterapkan juga di Muhammadiyah, dan memberikan dampak yang luar biasa yang bisa dirasakan seluruh jaringan Muhammadiyah,” tandas Buldansyah.











