Perpustakaan Keliling Dispusip Jember Hadir di Sekolah, Dorong Budaya Baca Siswa

MAKLUMAT – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan minat baca pelajar melalui layanan perpustakaan keliling. Pada Kamis (9/4/2026), program itu menyambangi SDN Slawu 02, Kecamatan Patrang.

Satu unit mobil perpustakaan keliling hadir di halaman sekolah dengan membawa puluhan koleksi buku. Petugas menata buku agar mudah diakses. Siswa secara bergantian memilih bacaan sesuai minat mereka.

Layanan berlangsung tertib. Setiap siswa yang memilih buku terlebih dahulu menunjukkan kepada petugas untuk dicatat nomor panggilnya. Mereka kemudian membaca di area yang telah disediakan. Setelah selesai, buku dikembalikan kepada petugas.

Di sela kegiatan, Tiara, salah satu siswa, mengaku senang dengan adanya layanan tersebut. ”Saya senang bisa membaca berbagai macam buku,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka menikmati waktu membaca dengan pendampingan petugas dan tenaga magang yang turut membantu jalannya layanan.

Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Jember Kyrin Leda Wardhani mengatakan, layanan perpustakaan keliling dioptimalkan untuk memperluas akses literasi, khususnya bagi wilayah yang belum terjangkau fasilitas baca.

”Perpustakaan keliling ini menjadi upaya nyata untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mendekatkan layanan perpustakaan hingga ke pelosok,” jelasnya.

Baca Juga  Atur Ulang Jam Layanan, Dispusip Jember Buka Akses Perpustakaan hingga Akhir Pekan

Ia menjelaskan, kegiatan itu tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga masyarakat umum. Dengan koleksi buku yang variatif, layanan tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif sumber pengetahuan di tengah keterbatasan akses informasi.

Program perpustakaan keliling dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses bacaan, terutama bagi sekolah dengan keterbatasan koleksi. Kehadirannya memberi kesempatan bagi siswa untuk mengenal berbagai jenis bacaan di luar buku pelajaran.

Meski demikian, upaya meningkatkan literasi tidak cukup hanya melalui kunjungan berkala. Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan keluarga dinilai penting agar minat baca dapat tumbuh menjadi kebiasaan.

Integrasi kegiatan membaca dalam rutinitas belajar serta konsistensi program literasi menjadi faktor kunci dalam membangun budaya baca di lingkungan pendidikan.

Melalui layanan perpustakaan keliling, Dispusip Jember diharapkan dapat terus memperluas jangkauan literasi sekaligus menumbuhkan generasi yang gemar membaca dan berpengetahuan luas. (SPT)