MAKLUMAT — Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo alias Mas Rio, mendadak ramai menjadi perbincangan publik di media sosial (medsos) usai video percakapannya dengan seorang wanita pemandu lagu (LC) di platform TikTok viral.
Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya @masrio.bupatiku1 pada Selasa (17/3/2026) lalu itu, Rio menerima keluhan salah seorang LC, yang kemudian ia memberikan nasihat dan berjanji bakal mencarikan pekerjaan lain bagi para pemandu lagu di wilayahnya.
Sontak sikap tersebut langsung menjadi perbincangan. Terpantau hingga Rabu (25/3/2026) ini atau selama sekitar sepekan sejak diunggah, video itu telah ditonton sebanyak 1,5 juta kali, dengan 48,3 ribu suka, 2.298 komentar, serta 10,3 ribu kali dibagikan.
Dalam video tersebut, seorang wanita yang mengaku sebagai pemandu lagu menyampaikan keluhan terkait tempat kerjanya yang tutup selama bulan Ramadan 2026. Kondisi itu membuat dirinya bersama rekan-rekannya kehilangan penghasilan.
“Pak Rio kapan kafe Situbondo dibuka? Dikarenakan LC, janda-janda gak kerja sama sekali pak,” kata wanita pemandu lagu, dikutip dari video tersebut pada Rabu (26/3/2026).
“Kamu orang mana?,” tanya Rio.
“Perwakilan LC saya Pak Panjikidul,” jawab wanita tersebut.
Menanggapi hal itu, Rio menyarankan agar wanita tersebut mencari pekerjaan lain yang dinilai lebih baik. Ia juga menyatakan kesediaannya memfasilitasi pelatihan dan membantu mencarikan pekerjaan lain agar tidak menjadi pemandu lagu.
Dari percakapan tersebut, diketahui bahwa wanita itu memiliki sekitar 50 rekan dengan profesi serupa, yang tergabung dalam sebuah grup komunitas.
“Udah berhenti aja jadi LC ya. Cari kerjaan lain aja ya. Saya carikan kerja. Pokoknya kamu janji berhenti ya,” pinta Rio.
Mendapatkan tawaran tersebut, wanita yang menjadi lawan bicaranya menyatakan kesediaannya. “Siap,” timpalnya.
Profil Singkat Bupati Mas Rio
Dilansir dari berbagai sumber, termasuk berdasarkan laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo merupakan putra asli daerah tersebut. Ia lahir di Situbondo pada 30 Maret 1984 dan kini menjabat sebagai Bupati Situbondo untuk masa jabatan 2025–2030.
Riwayat pendidikannya dimulai dari SDN 2 Dawuhan Situbondo, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Situbondo dan SMAN 1 Situbondo. Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jember dan meraih gelar sarjana.
Semasa kuliah, Rio aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP Universitas Jember (Unej) periode 2007–2008, serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jember pada 2008–2009.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Rio diketahui sempat berkarier di dunia profesional dengan menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai CEO Politika Research & Consulting dan Direktur di PT Sumber Arthayasa Bersama. Selain itu, ia juga memiliki usaha di bidang kuliner dan bisnis seperti My Way Coffee dan DKN Company.
Di luar pemerintahan dan bisnis, Rio diketahui juga cukup aktif dalam menggeluti organisasi, di mana ia tercatat sebagai pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jakarta Selatan sejak 2021, serta menjadi Dewan Pendiri Yayasan Mara Marda Institute pada 2020.













