Psikotes dan Pemetaan Calon Murid Baru, SD Muhammadiyah 24 Surabaya Perkuat Data Potensi Anak Didik

Psikotes dan tes pemetaan potensi calon murid baru yang dilakukan SD Muhammadiyah 24 Surabaya. (Foto: Dini/ IST)

MAKLUMAT — Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar Tes Pemetaan dan Psikologi bagi para calon murid baru, Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus 1 SD Muhammadiyah 24 Surabaya sebagai langkah awal memetakan kapasitas kognitif dan potensi calon murid baru tersebut diikuti puluhan anak, yang mengikuti tes secara tertib dan bergiliran. Panitia menyiapkan empat ruang tes yang meliputi tes psikologi, kognitif, kebugaran, serta fitting seragam.

Tes psikologi menjadi salah satu rangkaian penting untuk mengetahui dan memprediksi kepribadian, emosi, serta perilaku siswa. Sementara itu, tes kognitif dilakukan guna mengukur kemampuan literasi dan numerasi sebagai dasar pengelompokan tingkat akademik siswa.

Adapun materi tes kognitif mencakup calistung, tilawati, dan bilingual. Selain itu, tes kebugaran juga dilakukan untuk mengukur kemampuan fisik dan motorik siswa melalui sejumlah aktivitas seperti keseimbangan, memasukkan bola, dan lari zigzag.

Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Norma Setyanningrum, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahap awal dalam analisis kebutuhan murid.

“Agenda ini bukan formalitas, tapi kami tekankan ketelitian dalam menguji setiap tes yang dilakukan, karena ini menjadi data awal sekolah untuk mempermudah memetakan antara potensi akademik berdasarkan kondisi emosional, perilaku, dan tes lainnya,” ujarnya kepada Maklumat.id.

Ia juga menegaskan bahwa tes tersebut tidak bertujuan untuk membeda-bedakan latar belakang murid, melainkan sebagai bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai keberagaman.

Baca Juga  Soal Pembatasan Medsos Anak, Suli Da'im: Harus Seimbang antara Perlindungan dan Pemberdayaan

“Adanya ragam tes yang dilaksanakan, kami ingin mengajarkan kepada seluruh siswa arti bersyukur melalui potensi yang dimiliki setiap orang, inilah langkayh nyata dari sekolah kami yakni sekolah karakter, sehingga dapat membentuk generasi berkarakter kebhinekaan,” tandasnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sekolah juga melaksanakan fitting seragam bagi para calon murid. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus menanamkan nilai kesetaraan dan disiplin sejak dini.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap orang tua dapat memahami hasil pemetaan yang diperoleh dari seluruh rangkaian tes. Selain itu, upaya ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun non-akademik, dengan tetap mengedepankan pembentukan karakter murid.