Rektor UMY Puji Ridho Al-Hamdi, Jadi Profesor di Usia 40 Tahun

Ridho Al-Hamdi

MAKLUMAT — Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Achmad Nurmandi, memuji capaian Ridho Al-Hamdi yang meraih gelar profesor di usia relatif muda, yakni 40 tahun.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Senat Terbuka dan Orasi Ilmiah Guru Besar Ridho Al-Hamdi di kampus UMY, Kamis (16/4/2026).

“Banyak orang menjadi guru besar itu di usia 60-an tahun. Nah ini saudara Ridho ini sangat muda sekali,” katanya.

Nurmandi menilai Ridho telah menunjukkan talenta sejak awal direkrut sebagai dosen di lingkungan UMY.

Ia melihat perkembangan akademik Ridho berlangsung konsisten dari waktu ke waktu, di tengah keterlibatannya yang aktif dalam organisasi Muhammadiyah.

Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama yang membawa Ridho mencapai posisi akademik tertinggi dalam usia yang lebih cepat dibandingkan rata-rata.

Selain itu, kemampuan mengelola waktu dinilai menjadi faktor penting dalam perjalanan karier akademik dari sosok yang kini menjabat sebagai Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah.

“Beliau bisa membagi waktu dengan baik. Ketekunan itu menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Nurmandi juga berharap capaian Ridho dapat menjadi contoh bagi dosen-dosen muda lainnya. Ia mendorong agar generasi akademisi berikutnya memiliki target yang jelas untuk meraih gelar profesor sebelum usia 45 tahun.

Baca Juga  Rilis Buku, 3 Peneliti Muhammadiyah Tawarkan Desain Jalan Tengah Sistem Pemilu Indonesia

Ia juga menyoroti kepakaran Ridho dalam bidang partai politik sebagai salah satu kekuatan utama dalam kontribusi keilmuan yang dihasilkan. Ke depan, ia berharap Ridho terus melahirkan karya-karya akademik yang relevan dan berdampak.

“Beliau ahli dalam bidang partai politik. Kita tunggu karya-karya selanjutnya,” pungkasnya.​​