Resmikan Daycare Lansia, Umsida dan PCA Porong Berikan Layanan Kesehatan dan Dukungan Sosial

Peresmian Daycare Lansia oleh Pusat Studi Mental Health Umsida dan PCA Porong. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Pusat Studi Mental Health Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Porong meresmikan Daycare Lansia Khusnul Khotimah di KB & TK Aisyiyah 1 Porong, Ahad (5/7/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diikuti sekitar 100 peserta dari unsur Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Porong, simpatisan, serta masyarakat sekitar.

Daycare Lansia Khusnul Khotimah disebut menjadi ruang bagi para lanjut usia untuk tetap aktif, sehat, mandiri, serta memperoleh dukungan sosial guna meningkatkan kualitas hidup di masa lanjut usia.

Ketua PCA Porong, Dra Ni’mah Setiawati MPd, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan layanan tersebut.

“Terima kasih untuk semua tim yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga Daycare Lansia Khusnul Khotimah dapat menjadi wadah pelayanan yang memberikan manfaat bagi para lansia di Kecamatan Porong,” ujarnya.

Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan sesi psikoedukasi yang disampaikan dosen Fakultas Kesehatan dan Psikologi Umsida, Lely Ika Mariyati MPsi Psikolog. Ia menjelaskan bahwa proses penuaan merupakan hal yang alami dan tetap dapat dijalani secara sehat serta produktif.

Baca Juga  Hadir di Milad ke-37 Umsida, Bupati Subandi: Muhammadiyah Adalah Rumah Kedua, Saya Selalu Siap!

Konsep lansia sehat, kata dia, tidak hanya diukur dari terbebasnya seseorang dari penyakit, tetapi juga dari kemampuannya untuk tetap aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik meski mengalami penurunan fungsi fisik maupun kognitif.

“Terutama aktivitas sosial, ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental lansia,” tandas Lely.

Menurut Lely, berbagai kegiatan seperti senam bersama, rekreasi, diskusi kelompok, hingga aktivitas keagamaan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis sekaligus memperkuat hubungan sosial antaranggota.

Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya promotif dan preventif bagi para lansia. Pemeriksaan dipandu oleh dosen Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Umsida, Andika Aliviameita SST MSi, bersama lima mahasiswa.

Selain memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, keterlibatan mahasiswa juga bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran lapangan sekaligus mengasah kemampuan klinis dan empati dalam berinteraksi dengan pasien lanjut usia.

“Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan kondisi kesehatan dasar serta konsultasi singkat mengenai upaya menjaga kesehatan di usia lanjut,” jelas Meta.

Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan kesehatan preventif yang mudah dijangkau masih menjadi kebutuhan.

Baca Juga  Tauhid Harus Hadir dalam Ibadah, Kerja, dan Kehidupan Sosial

“Selain membantu mendeteksi risiko penyakit sejak dini, ini juga menjadi sarana edukasi agar para lansia lebih memahami cara menjaga kesehatan serta mengetahui langkah penanganan awal yang tepat ketika menghadapi masalah kesehatan,” kata Meta.***

 

*) Penulis: Romadhona