Rombongan Dosen UMY Napak Tilas Perjalanan Dakwah KH Ahmad Dahlan di Banyuwangi

Rombongan dosen UMY disambut pengurus PDM dan PDA Banyuwangi di kantornya pada Jumat malam (26/6/2026). Mereka mengulas sejarah perjalanan dakwah KH Ahmad Dahlan di sana. (Foto: Irwan/ IST)

MAKLUMAT — Kisah perjalanan dakwah KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah ke Kabupaten Banyuwangi pada tahun 1919, menarik perhatian puluhan dosen Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah, Fakultas Studi Islam dan Peradaban, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Selama empat hari sejak Kamis (25/6/2026) hingga Ahad (28/6/2026),  rombongan dosen UMY melakukan serangkaian perjalanan dari Yogyakarta hingga mengunjungi sejumlah tempat wisata alam di  Banyuwangi. Sembari berwisata, mereka melakukan napak tilas perjalanan dakwah KH Ahmad Dahlan di Banyuwangi pada tahun 1919.

Rombongan akademisi yang dipimpin oleh Kaprodi Ekonomi Syariah UMY Dr Syarif As’ad itu berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta dengan menumpang Kereta Api Wijaya Kusuma pada Kamis petang (25/6/2026) . Begitu juga saat pulang ke Yogyakarta, mereka kembali menggunakan moda transportasi kereta api.

Selama perjalanan tersebut, rombongan sempat melintasi sejumlah lokasi bersejarah dari perjalanan dakwah KH Ahmad Dahlan yang menjadi tonggak penting berdirinya Muhammadiyah di Kabupaten Banyuwangi.  Di antaranya, Stasiun Rogojampi, Stasiun Kota Banyuwangi di Kelurahan Karangrejo, dan Masjid Jami’ Baiturrahman.

Rombongan yang mayoritas terdiri dari pengurus PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah itu sempat bertamu di kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi pada Jumat malam (26/6/2026).

Baca Juga  AMM Kebalenan Banyuwangi Gelar Kampung Ramadan, Ada Lomba Anak hingga Bazar Takjil

Di ruang pertemuan lantai 3, mereka disambut oleh jajaran pengurus PDM Banyuwangi, antara lain Wakil Ketua PDM Banyuwangi yang membidangi MHH dan LHKP Ainur Rofiq, Ketua Majelis Dikdasmen Sujanto, Ketua LHKP Elly Irwan Suryanto, serta pengurus LSBO Bambang Lukito. Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA)  Banyuwangi Laili Damayanti, Ketua MEK PDA Banyuwangi Anis Ilmiati, hingga pengurus MPI PDM Banyuwangi Yulia Febrianti juga tampak hadir. Tampak hadir juga penulis buku Sejarah Berdirinya Muhammadiyah di Banyuwangi Bambang Kuntadi dan Ketua PCM Rogojampi Hari Wahyudi, yang rumahnya pernah disinggahi KH Ahmad Dahlan hingga menginap.

Bambang Lukito memaparkan sejarah perjalanan KH Ahmad Dahlan di Banyuwangi. Ia menceritakan bahwa pendiri Muhammadiyah itu pernah mengisi pengajian di Masjid Jami’ Baiturrahman di sebelah barat Taman Sritanjung.

“Sambil berdagang sarung,  kopiah, dan sajadah di Banyuwangi, KH Ahmad Dahlan melakukan perjalanan dakwah agama Islam pada tahun 1919,” kisah Bambang.

Ainur Rofiq menambahkan, kisah perjalanan dakwah KH Ahmad Dahlan tersebut telah ditulis dalam sebuah buku mengenai sejarah berdirinya Muhammadiyah di Banyuwangi. Bahkan, kata dia, utusan dari Museum Muhammadiyah pernah meneliti dan mengunjungi tempat-tempat yang pernah disinggahi oleh KH Ahmad Dahlan selama berdakwah di Banyuwangi. Rumah di Rogojampi, tempat menginap KH Ahmad Dahlan, sempat dikunjungi oleh tim dari Museum Muhammadiyah.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Bupati Banyuwangi Ajak Masyarakat Diet Plastik Saat 'Berburu' Takjil Ramadan

“Di kamarnya masih ada dipan, kursi, dan lemari, yang  dipakai KH Ahmad Dahlan saat menginap,” tutur Ainur Rofiq.

Sementara itu, Kaprodi Ekonomi Syariah UMY Dr Syarif As’ad mengatakan bahwa kunjungan sejumlah dosen UMY ke Banyuwangi bukan sekadar berwisata semata. Melainkan juga ingin mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai sejarah perkembangan Muhammadiyah di zaman KH Ahmad Dahlan masih keliling berdakwah.

“Alhamdulillah, kami bersama para dosen Prodi Ekonomi Syariah berkesempatan berkunjung ke Banyuwangi sambil menambah pengetahuan mengenai sejarah perjalanan KH Ahmad Dahlan mengembangkan sayap Muhammadiyah hingga wilayah ujung timur Pulau Jawa ini,” katanya.***

*) Penulis: Irwan Suryanto