MAKLUMAT – Perebutan kursi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur memasuki babak krusial. Senin (29/6) mulai pukul 09.00 WIB, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim resmi membuka jalur pemenuhan kuota secara online melalui laman spmbjatim.net.
Jalur ini menjadi “tiket emas” bagi calon murid yang mengincar kursi kosong akibat adanya peserta tahap 3 (Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA) yang tidak melakukan daftar ulang hingga tenggat waktu 27 Juni lalu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan para calon murid yang sudah dinyatakan lolos di tahap sebelumnya untuk tidak meremehkan proses daftar ulang. Sebab, persaingan untuk menembus SMA/SMK negeri tahun ini terbilang sangat ketat.
“Jangan sampai tidak daftar ulang. Kalian ini sudah bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima, artinya kalian sudah lolos verifikasi berkas dan punya modal nilai yang mumpuni. Manfaatkan betul,” tegas Khofifah dalam keterangan tertulis, Ahad (28/6).
Rapor Kelulusan SPMB Jatim (Tahap 1 – 3)
Berdasarkan data Dindik Jatim, ketatnya persaingan tergambar jelas dari melonjaknya jumlah pendaftar di setiap tahapan:
| Tahapan Seleksi | Jumlah Pendaftar | Dinyatakan Lolos |
| Tahap 1 | 213.066 anak | 54.056 murid |
| Tahap 2 | 138.820 anak | 70.691 murid |
| Tahap 3 | 62.056 anak | 29.869 murid |
Mekanisme seleksi untuk jalur pemenuhan kuota yang dibuka hari ini dipastikan tetap menggunakan sistem yang sama dengan tahap 3. “Tetap berdasarkan pemeringkatan nilai akhir dan jarak domisili,” imbuhnya.
Gagal Masuk SMA? Bidik Jalur SMK Kuota 65 Persen
Bagi penikmat persaingan yang belum beruntung di tiga tahapan awal, Khofifah meminta mereka tidak berkecil hati. Peluang besar masih terbuka lebar di Tahap 4, yakni jalur Prestasi Nilai Akademik SMK. Tidak tanggung-tanggung, kuota yang disediakan mencapai 65 persen dari total daya tampung sekolah.
Mantan Mensos RI itu menjamin kualitas SMK di Jatim saat ini sudah sangat kompetitif dan siap kerja. Terlebih dengan adanya program unggulan Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 dari Kemendikdasmen.
“Di SMK, kalian bisa kuliah, bisa juga langsung bekerja. Jatim bahkan menjadi pengirim murid dan alumni terbanyak secara nasional untuk program magang dan kerja ke luar negeri,” ungkap Khofifah. Negara tujuannya pun mentereng, mulai dari Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, hingga Uni Emirat Arab. Catatan Dindik Jatim menunjukkan, tahun ini ada 1.734 pekerja migran alumni dan 3.186 murid dari 115 SMK di Jatim yang siap terbang ke luar negeri.
Pendaftaran Tahap 4 Dimulai Besok
Sementara itu, Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa pendaftaran untuk Jalur Prestasi Nilai Akademik SMK (Tahap 4) akan dibuka selama dua hari, yakni 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Untuk masuk ke sistem, calon murid cukup menyiapkan NISN, PIN, dan tanggal terbit Kartu Keluarga (KK). Di jalur ini, peserta diberikan kebebasan memilih maksimal 3 konsentrasi keahlian, baik di SMK yang sama maupun berbeda, di dalam ataupun di luar rayon.
Aries membeberkan rumus formulasinya. Penilaian jalur ini murni mengombinasikan kemampuan akademik dan akreditasi:
-
Lulusan 2026: Gabungan rerata nilai rapor semester 1–5 (bobot 60%) + rerata nilai Tes Kemampuan Akademik/TKA (bobot 40%).
-
Lulusan sebelum 2026: Gabungan rerata nilai rapor semester 1–5 (bobot 60%) + indeks sekolah asal (bobot 40%).
-
Faktor Pendukung: Jarak domisili ke sekolah tujuan.
“Semua proses dilakukan secara transparan lewat sistem pemeringkatan komputer. Kami imbau semua calon murid mencermati jadwal dan menyiapkan dokumennya dengan teliti agar tidak kehilangan kesempatan emas ini,” pungkas Aries.***













