SPPG Jepara Bubutan Resmi Beroperasi, 2.000 Siswa Surabaya Mulai Terima MBG

mbg

MAKLUMAT – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jepara di Kecamatan Bubutan resmi beroperasi, Sabtu (14/2/2026). Pengelola menandai peresmian dengan tasyakuran dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG merupakan inisiatif Presiden RI, Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Melalui dapur SPPG Jepara, pengelola mulai menyalurkan makanan bergizi kepada sekitar 2.000 siswa, dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Bubutan.

Pemilik Yayasan Citra Desa Mandiri, Hajjah Indah mengatakan pihaknya menaungi operasional dapur ini. Tim dapur menerapkan standar ketat sejak penerimaan bahan pangan, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah.

“Ini dapur ke-9 kami. Luasnya sekitar 400 meter persegi agar proses memasak dan distribusi lebih leluasa. Di Surabaya, membangun dapur seperti ini tidak mudah karena harga lahan tinggi. Kami banyak memanfaatkan lahan pribadi,” ujarnya.

Ia menargetkan SPPG Jepara mampu melayani hingga 2.500 hingga 3.000 penerima manfaat ke depan. Dapur ini menjadi bagian dari upaya membangun standar layanan gizi yang konsisten dan berkualitas.

Hajjah Indah juga melibatkan warga sekitar dalam operasional dapur. Dari total 47 tenaga kerja, sekitar 70–80 persen berasal dari Kelurahan Jepara.

Baca Juga  Wakil Ketua BAKN DPR Apresiasi Program MBG: Meningkatkan Ekonomi Daerah

“Kami menggandeng RT dan RW. Kami tidak hanya membangun dapur, tapi juga membuka lapangan kerja bagi warga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Mitra SPPG Jepara, Reza Mahendra menilai kehadiran dapur MBG di Bubutan sebagai bentuk dukungan konkret masyarakat terhadap program pemerintah.

“Kami ingin mendukung visi pemerintah. Manfaatnya langsung dirasakan, terutama oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan beroperasinya SPPG Jepara, distribusi MBG di Surabaya kian meluas dan memperkuat komitmen peningkatan gizi generasi muda,” kata Reza.