Sri Wahyuni Ajak Warga Bojonegoro Membumikan Gotong Royong saat Ramadan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni saat sosialisasi di Desa Kacangan, Kecamatan Tembakrejo, Bojonegoro.

MAKLUMAT – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni mengajak warga Bojonegoro untuk membumikan kembali tradisi gotong royong sebagai pilar kehidupan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Sri Wahyuni dalam kegiatan Sosialisasi Dewan bertema “Membumikan Tradisi Gotong Royong sebagai Pilar Kehidupan Sosial Masyarakat”. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kacangan, Kecamatan Tembakrejo, Bojonegoro, Rabu (25/2/2026).

Sri Wahyuni menegaskan bahwa gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan semangat yang terus dihidupkan DPRD Jawa Timur dalam mengawal aspirasi serta memperjuangkan kesejahteraan warga.

“Gotong royong adalah kekuatan utama dalam membangun kebersamaan. Nilai ini harus terus kita teguhkan dalam kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat solidaritas sosial. Tidak hanya meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Menurut Sri Wahyuni, masyarakat dapat memanfaatkan Ramadan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak sedekah, meningkatkan kepedulian, serta mempererat silaturahmi. Ia berharap semangat gotong royong tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan gotong royong sebagai ladang amal bagi kita semua. Semoga setiap langkah kebersamaan yang kita lakukan bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi diri, keluarga, serta masyarakat luas,” tutur politisi Partai Demokrat ini.

Baca Juga  Puguh DPRD Jatim: Pendidikan adalah Investasi Kedaulatan Bangsa

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, DPRD Jawa Timur berharap nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial dapat terus mengakar, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat.