Tren Kinerja 2025 Positif, Kemendikdasmen Ganjar Unit Kerja Terbaik

Kinerja Kemendikdasmen

MAKLUMAT — Kemendikdasmen mengganjar unit kerja terbaik seiring tren kinerja 2025 yang positif dan berdampak pada layanan publik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan tata kelola yang transparan, dan akuntabel.

Sebanyak enam kategori penghargaan diberikan, meliputi Nilai Kinerja Anggaran (NKA), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keterbukaan Informasi Publik (KIP), pengawasan kearsipan, pengadaan barang dan jasa, serta Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja sama dan komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang semakin baik.

“Prestasi Kemendikdasmen terus meningkat dan menunjukkan kinerja serta kebersamaan yang memberikan hasil nyata,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan capaian ini menjadi refleksi untuk terus memperkuat budaya kerja RAMAH dan SANTUN, serta mendorong birokrasi yang lebih sederhana namun tetap akuntabel.

“Kita bangun kinerja yang lebih efisien, berdampak, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Tren Kinerja 2025 Meningkat

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menyebut capaian 2025 menunjukkan tren positif di berbagai indikator utama.

Pada aspek NKA, Kemendikdasmen menempati peringkat keempat secara nasional. Sementara pada SAKIP, jumlah satuan kerja dengan predikat AA meningkat signifikan dari 28 menjadi 48.

Di bidang keterbukaan informasi publik, sebanyak 85 satuan kerja mengikuti penilaian dengan 18 di antaranya meraih predikat Informatif.

Pada aspek kearsipan, penguatan dilakukan melalui pengawasan bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) guna mendorong tertib arsip di seluruh unit kerja.

Pengadaan barang dan jasa juga dinilai sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola yang profesional dan berintegritas.

Zona Integritas Meningkat

Capaian signifikan juga terlihat pada pembangunan Zona Integritas. Dari 48 satuan kerja yang diusulkan pada 2025, sebanyak 14 meraih predikat WBK dan 5 meraih WBBM, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berterima kasih kepada seluruh unit kerja yang terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas tata kelola,” kata Suharti.

Apresiasi turut disampaikan Menteri PAN-RB Rini Widyantini yang menilai transformasi tata kelola berjalan konsisten dan berdampak nyata.

Sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa pengelolaan anggaran berjalan tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penghargaan ini menegaskan komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani, sekaligus menjaga tren kinerja positif demi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.***