MAKLUMAT — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam bakal menyerang sekaligus berbagai infrastruktur Iran pada Selasa esok.
Melalui unggahan di akun Truth Social miliknya, Trump menekan Teheran—sembari melontarkan kata-kata makian—untuk segera membuka akses Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dan gas dunia. Jika tidak, ia menyebut militer AS bakal melancarkan serangan yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
“Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti ini!!! Buka Selat itu, dasar b*j*ngan g*la, atau kalian akan hidup di Neraka – LIHAT SAJA!” tulis Trump di akun Truth Social, Ahad (5/4/2026).
Hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan pernyataan dari Teheran.
Diketahui, ketegangan di kawasan Asia Barat mencapai titik didih usai AS dan Israel melancarkan serangan militer gabungan ke sejumlah titik di Teheran dan beberapa kota lain di Iran pada 28 Februari 2026 lalu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi (Rahbar/Supreme Leader) Iran Ayatollah Seyed Ali Khamenei serta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil.
Merespons agresivitas AS-Israel, angkatan bersenjata Iran melancarkan gelombang serangan balasan yang menargetkan pangkalan-pangkalan militer dan aset-aset strategis AS di kawasan yang tersebar di berbagai negara, serta menghujani berbagai target di berbagai kota di Israel dengan salvo drone dan rudal balistik. Hingga Ahad (5/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah mengumumkan gelombang serangan balasan ke-95 dan ke-96.
Tak cuma itu, Iran juga merespons dengan membatasi akses keluar-masuk Selat Hormuz, jalur vital perdagangan sekitar seperlima minyak dan gas dunia. Kini perang tersebut telah berlangsung selama lebih dari sebulan.
Insiden terbaru, IRGC mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle. Misi pencarian dan penyelamatan dilakukan pasukan AS, melibatkan A-10 Warthog, helikopter Black Hawk, hingga pesawat pendukung C-130, yang juga diklaim berhasil dijatuhkan Iran.













