Menurut Pluang, akun resmi perusahaan tidak pernah menghubungi pengguna secara personal untuk menawarkan produk investasi. Seluruh informasi dan komunikasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi dan bersifat broadcast.
“Jika ada akun yang menjanjikan profit tinggi dalam waktu singkat, itu patut dicurigai. Investasi selalu mengandung risiko dan tidak ada jaminan cuan instan,” tulis Pluang dalam pernyataan resminya.
Selain itu, pelaku penipuan kerap meminta korban mentransfer dana ke rekening pribadi atau dompet digital di luar aplikasi Pluang. Ada pula yang mengarahkan korban ke situs di luar domain resmi pluang.com, dan meminta data pribadi yang bersifat rahasia.
Pluang juga menyoroti modus penyamaran sebagai admin, dengan username mirip akun resmi namun ditambahkan angka atau huruf tertentu, seperti pluang_tradingg atau pluang_investasi01.
Pluang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur iming-iming cuan cepat, selalu memeriksa keaslian akun, serta segera melaporkan akun mencurigakan melalui platform media sosial terkait. Pengguna juga diminta menyimpan bukti tangkapan layar untuk dilaporkan ke tim bantuan Pluang. Daftar akun palsu yang telah teridentifikasi dapat diakses melalui blog resmi Pluang di pluang.com/akademi.***