Deadline Maret! Beasiswa IASP 2026 Buka Peluang Doktor ke Austria

Beasiswa IASP 2026

MAKLUMAT — Kabar baik datang untuk dosen perguruan tinggi di Indonesia. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, resmi membuka pendaftaran Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) Tahun 2026.

Beasiswa ini memberi kesempatan emas bagi dosen tetap untuk menempuh pendidikan doktor (S3) di berbagai perguruan tinggi ternama di Austria. Program IASP dirancang khusus untuk meningkatkan kualifikasi akademik dosen sekaligus memperkuat jejaring riset internasional.

Siapa yang Bisa Mendaftar Beasiswa IASP 2026?

IASP diperuntukkan bagi dosen tetap di perguruan tinggi yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini menyasar dosen muda potensial yang belum memiliki gelar doktor dan belum sedang menempuh studi S3.

Syarat Utama Beasiswa Indonesia–Austria (IASP) 2026

Berikut syarat pendaftaran yang wajib dipenuhi pelamar:

  1. Berstatus dosen tetap di PTN atau PTS di bawah pembinaan Kemendiktisaintek.

  2. Memiliki NIDN atau NUPTK.

  3. Mengantongi surat izin dari pimpinan perguruan tinggi (PTN) atau Kepala LLDikti wilayah (PTS).

  4. Belum bergelar doktor dan tidak sedang menempuh studi S3.

  5. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal 2 tahun), dengan skor minimal:

    • TOEFL iBT® 90

    • TOEFL ITP® 550

    • IELTS™ 6,5

  6. Menyusun proposal riset 5–10 halaman yang sudah disetujui calon supervisor di perguruan tinggi Austria, memuat:

    • Rumusan masalah yang jelas

    • Kajian pustaka dan referensi

    • Target dan hasil riset

    • Kontribusi bagi Austria dan/atau Indonesia

    • Metodologi dan linimasa penelitian

    • Daftar publikasi atau kualifikasi peneliti

  7. Usia maksimal 35 tahun per 31 Desember 2026.

  8. Memiliki CV berbahasa Inggris.

  9. Menyertakan dua surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris.

  10. Memiliki paspor aktif minimal 1 tahun.

  11. Mengantongi Letter of Acceptance (LoA) unconditional dari kampus atau calon pembimbing di Austria.

  12. Melampirkan ijazah dan transkrip S2 dalam bahasa Inggris.

  13. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah.

  14. Pasangan suami-istri dengan bidang keilmuan sama tidak boleh mendaftar di kampus atau supervisor yang sama.

Jadwal dan Cara Daftar IASP 2026

Pendaftaran Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) [PDF] dibuka hingga 1 Maret 2026.

Dosen yang berminat bisa langsung mendaftar secara daring melalui laman resmi: https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id
Pilih menu Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP).

Informasi tambahan juga tersedia di situs https://grants.at/en/ atau melalui email administrator beasiswa luar negeri Ditjen Dikti: [email protected].

Dorong Dosen Go Global

Melalui IASP 2026, pemerintah berharap semakin banyak dosen Indonesia yang menempuh pendidikan doktor di luar negeri, memperkuat riset kolaboratif, dan membawa pulang praktik terbaik pendidikan tinggi global ke Tanah Air.

Bagi dosen yang memenuhi syarat, ini bukan sekadar beasiswa—ini tiket untuk naik kelas secara akademik dan berjejaring di panggung internasional.***