Pemuda Muhammadiyah Bali: Polri Harus Tetap Berada di Bawah Kendali Langsung Presiden RI

MAKLUMAT — Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bali secara resmi menyatakan sikap untuk mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada di bawah koordinasi langsung Presiden RI. Ketua PWPM Bali, Abdillah Nur Ihsan menekankan bahwa hal ini adalah kunci untuk menjaga marwah institusi Bhayangkara agar tidak terseret dalam kepentingan politik sektoral.

​”Kami memandang bahwa skema Polri di bawah Presiden adalah harga mati untuk menjamin independensi kepolisian. Jangan sampai institusi yang menjadi garda terdepan keamanan ini terfragmentasi oleh birokrasi kementerian. Polri harus kuat, mandiri, dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Negara,” tegas Ihsan.

​Pernyataan ini muncul sebagai respon tegas terhadap wacana publik mengenai reposisi Polri. PWPM Bali menilai bahwa struktur komando yang ada saat ini merupakan mandat konstitusi yang paling tepat untuk menjaga netralitas, stabilitas, dan efektivitas penegakan hukum di tanah air.

Ihsan menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 30 ayat (4) UUD 1945, Polri adalah alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jadi, dengan menempatkan Polri di bawah Presiden akan memastikan komando tunggal yang kuat dalam menjaga stabilitas nasional. Hal ini sekaligus untuk menjaga marwah konstitusi.

Baca Juga  Prof. Muhadjir Effendy dan Mimpi yang Tertinggal di Barak Tentara

“Selanjutnya, penting untuk menghindari politisasi keamanan. Pemuda Muhammadiyah Bali berpendapat bahwa menempatkan Polri di bawah kementerian berisiko menarik institusi kepolisian ke dalam pusaran politik praktis dan birokrasi yang memperlambat gerak,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Polri di bawah Presiden menekankan efisiensi dan kecepatan bertindak, mengingat Bali sebagai etalase pariwisata dunia sehingga koordinasi langsung dengan Presiden memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan strategis dalam menghadapi ancaman keamanan maupun konflik sosial. Selain itu, ia juga menyoroti penguatan profesionalisme Polri.

“Kami juga mendorong Polri untuk terus berbenah meningkatkan profesionalisme (Presisi) di bawah pengawasan langsung Kepala Negara, guna menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih,” tegasnya.

Ihsan mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat di Pulau Dewata untuk tetap tenang melihat banyaknya isu yang berkembang terkait hal ini. Ia pun meminta agar semua pihak tetap objektif dalam menyikapi berbagai dinamika di tengah masyarakat.

“Fokus utama saat ini adalah memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), khususnya di wilayah Bali yang dinamis,” tandasnya.