MAKLUMAT — Semangat kolaborasi antarnegara terpancar dari Bumi Perkemahan Rama Shinta, kawasan Candi Prambanan, saat SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta menggelar International Supercamp (ISC) 4 yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026 lalu.
Kegiatan dua tahunan berskala internasional tersebut kali ini mengusung tema “Kolaborasi Membangun Semangat, Menginspirasi Generasi Negeri,” yang diikuti sebanyak 448 peserta dari berbagai sekolah dalam dan luar negeri ambil bagian, termasuk delegasi dari Malaysia, Thailand, Australia, dan Brunei Darussalam.
Salah satu sorotan dalam ISC 4 tahun ini adalah kehadiran SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) yang tampil sebagai sekolah perwakilan dari Jawa Timur. Kehadiran SD Mica terbilang istimewa karena merupakan partisipasi perdana setelah mendapatkan undangan khusus dari SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta.
Kepala Urusan Brandmark dan Administrasi SD Mica, Fajar Makruf, menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingennya dalam ISC 4 menjadi momen bersejarah bagi sekolah. Meski berstatus pendatang baru, SD Mica mampu mengirimkan qobilah yang solid dan tampil percaya diri di ajang internasional.
Menariknya, persiapan kontingen SD Mica tergolong singkat. Dengan latihan intensif selama kurang lebih tiga minggu, para siswa mampu menunjukkan performa yang kompetitif. Kehadiran SD Mica di Bumi Perkemahan Rama Shinta bahkan disebut sebagai “kuda hitam” karena berhasil mencuri perhatian peserta lain melalui penampilan yang memukau.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan kompetisi yang dirancang untuk mengasah ketangkasan, karakter, serta kreativitas. Agenda tersebut meliputi lomba baris-berbaris untuk menguji kedisiplinan dan kekompakan tim, pawai budaya sebagai parade keragaman tradisi daerah dan negara peserta, lomba keagamaan sebagai penguatan nilai-nilai spiritual, serta pentas seni yang menjadi panggung ekspresi bakat para siswa.
Keberhasilan SD Muhammadiyah 1 Candi bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan dari dalam maupun luar negeri dalam ISC 4 ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan dan mentalitas juara dapat dibangun melalui kerja keras, persiapan yang terarah, serta semangat kolaborasi. Kegiatan International Supercamp 4 resmi berakhir pada 5 Februari 2026 dengan membawa pesan persaudaraan global bagi seluruh peserta.














