Harga BBM Serentak Turun Februari 2026, Pertamax hingga Dexlite Lebih Murah

bbm

MAKLUMAT – Harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai SPBU nasional resmi turun pada Februari 2026. Penurunan ini berlaku serentak di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, setelah sebelumnya harga BBM berada di level lebih tinggi pada Januari 2026.

Berdasarkan data resmi di laman Pertamina per Senin (9/2/2026), sejumlah produk BBM non-subsidi mengalami koreksi harga. Penurunan ini mencakup Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite, yang selama ini menjadi pilihan utama pengguna kendaraan pribadi dan angkutan niaga ringan.

Berikut daftar harga BBM Pertamina di wilayah Pulau Jawa:

-Pertalite: Rp10.000 per liter

-Solar subsidi: Rp6.800 per liter

-Pertamax: Rp11.800 per liter

-Pertamax Turbo: Rp12.700 per liter

-Pertamax Green: Rp12.450 per liter

-Dexlite: Rp13.250 per liter

-Pertamina Dex: Rp13.500 per liter

Penurunan harga tidak hanya terjadi di SPBU Pertamina. Shell Indonesia juga menyesuaikan harga sejumlah produknya, meski stok BBM di beberapa SPBU masih terbatas.

Harga BBM Shell per awal Februari 2026 sebagai berikut:

-Shell Super: Rp12.050 per liter

-V-Power: Rp12.500 per liter

-V-Power Diesel: Rp13.600 per liter

-V-Power Nitro+: Rp12.720 per liter

Tren serupa juga terlihat di SPBU BP. Perusahaan energi asal Inggris itu menurunkan harga BBM jenis bensin dan diesel.

Baca Juga  Efek Domino Konflik Global: Ketua DPR Puan Maharani Desak Pemerintah Mitigasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi

Daftar harga BBM BP terbaru:

BP Ultimate: Rp12.500 per liter

BP 92: Rp12.050 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter

Sementara itu, SPBU Vivo kembali menjual BBM Revvo 95 setelah mendapatkan izin impor dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Vivo juga menyesuaikan harga BBM lainnya.

Harga BBM Vivo saat ini:

-Revvo 92: Rp12.050 per liter

-Revvo 95: Rp12.500 per liter

-Diesel Primus Plus: Rp13.600 per liter

Penurunan harga BBM ini diperkirakan akan meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi dan transportasi umum, di tengah dinamika harga energi global yang masih fluktuatif.