MAKLUMAT — Komitmen untuk melampaui standar mutu pendidikan terus diperkuat oleh Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang, melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Guru yang digelar di Aula SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, Sabtu (7/2/2026).
Dalam forum tersebut, seluruh guru dari unit TK hingga SMA dibekali penguatan pedagogik dan profesionalisme guna menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yang menjadi bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kapasitas pedagogik dan profesional guru. Materi difokuskan pada pembelajaran inovatif berbasis deep learning, desain pembelajaran mendalam, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan asesmen pembelajaran.
Berbeda dengan pelatihan rutin pada umumnya, materi workshop disusun berdasarkan kebutuhan nyata guru di lapangan yang menghadapi dinamika zaman serta keragaman karakter murid. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu guru merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan, dan bermakna.
Workshop menghadirkan Dr Dirgantara Wicaksono MPd Ch Cht, CEO Guru Youtuber dan Global Influencer School, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya fondasi pembelajaran yang berkesadaran dan menggembirakan. Menurutnya, kebermaknaan pembelajaran akan memunculkan pola pikir growth mindset pada guru.
“Kebermaknaan dalam pembelajaran akan memunculkan pola pikir growth mindset pada guru-guru di seluruh unit Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang, H Muhrowi, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan agenda strategis jangka panjang lembaga.
“Guru hari ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks. Kompetensi guru tidak boleh berhenti pada standar minimal pemerintah. Kami mendorong seluruh guru terus meng-upgrade kapasitas diri, bahkan melampaui standar tersebut,” tegasnya.
Perguruan juga mendorong seluruh guru untuk menempuh pendidikan hingga jenjang magister (S2) dan pendidikan yang lebih tinggi sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Hj Zesmita Umar dari Tim Penjamin Mutu Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang, workshop ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kualitas guru di abad ke-21, meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai paradigma pembelajaran mendalam, serta berdampak positif terhadap hasil belajar siswa.
Tidak hanya bersifat teoritis, workshop ini menekankan praktik langsung, diskusi, dan berbagi pengalaman. Para guru diajak berkolaborasi untuk menemukan solusi nyata atas berbagai permasalahan yang dihadapi di kelas.
Salah satu peserta, Idzhar Tawakal Chaniago, guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMA Muhammadiyah Setiabudi 25 Pamulang, menilai kegiatan ini lebih dari sekadar pelatihan rutin.
“Kegiatan ini mengingatkan kami bahwa mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi guru di kelas. Bukan hanya mengajar, tetapi bagaimana guru mendidik, membimbing, dan memahami murid,” ujarnya.
Menjelang penutupan, moderator kegiatan Maman Suryaman yang juga Wakasek Bidang Humas SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang, menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya pelayanan terbaik guru kepada murid serta peran guru dalam membantu kesuksesan kecil murid sejak dini.
“Kebahagiaan kita sebagai guru adalah ketika murid menemukan dan mencapai kesuksesan melebihi guru-gurunya,” tegasnya.
Workshop ini menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tidak lahir dari rutinitas semata, melainkan dari kesadaran untuk terus bertumbuh. Dengan komitmen melampaui standar, guru-guru Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan berdampak nyata bagi masa depan murid.













