Kopdar Bulanan Mantapkan Arah Strategis, SUMU Bogor Raya Perkuat Sinergi Pengusaha Muhammadiyah

Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya menggelar Kopdar Bulanan pada Ahad (8/2/2026) di Ruang Serbaguna PT Mudalaya Energy Indonesia. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya menggelar Kopdar Bulanan pada Ahad (8/2/2026) di Ruang Serbaguna PT Mudalaya Energy Indonesia, yang dihadiri jajaran pengurus inti sebagai forum merumuskan langkah strategis organisasi ke depan.

Suasana pertemuan berlangsung hangat, produktif, dan penuh semangat kolaborasi. Kopdar ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Bogor. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan dipandu oleh Roby dalam forum Musyawarah Kerja SUMU Bogor Raya.

Dalam sambutannya, Roby menekankan pentingnya sinergi antaranggota. “Kolaborasi antar pengusaha Muhammadiyah menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi umat,” ujarnya. Ia berharap forum rutin ini mampu mempercepat implementasi program yang berdampak nyata.

Estafet Semangat dari Kopdar Nasional

Salah satu agenda utama Kopdar adalah penyampaian hasil Kopdar Nasional SUMU yang sebelumnya digelar di Yogyakarta. Materi tersebut disampaikan oleh Koordinator Daerah SUMU Bogor Raya, Anang Yudi Riswanto, ST, MM. Ia memaparkan arah kebijakan pusat sekaligus peluang bisnis yang relevan bagi pengusaha lokal.

Menurut Anang, hasil forum nasional harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata di tingkat daerah. Ia menjelaskan bahwa SUMU merupakan implementasi pilar ketiga Muhammadiyah di bidang ekonomi.

Baca Juga  Pemerintah Dorong Penerapan ESG, Klaim Perekonomian Nasional Tunjukkan Ketahanan

“Setelah sukses di pendidikan, dakwah, dan sosial, kini Muhammadiyah meneguhkan kemandirian ekonomi umat melalui SUMU,” katanya.

Anang menambahkan bahwa tujuan utama organisasi adalah melahirkan pengusaha muslim yang maju dan berkemajuan, sejalan dengan misi pemberdayaan ekonomi berbasis nilai Islam. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesuksesan pengusaha tidak semata diukur dari omzet dan aset.

“Ukuran keberhasilan pengusaha muslim adalah seberapa besar manfaat zakat, infak, dan wakaf yang dihasilkan untuk umat,” ungkap Anang. Ia juga mengajak anggota meneladani semangat KH Ahmad Dahlan dalam berderma, dengan orientasi usaha yang mengarah pada keberkahan dunia dan akhirat.

Penyusunan Program dan Rencana Aksi

Memasuki sesi inti, para ketua bidang mempresentasikan rancangan program kerja masing-masing. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan strategis dari peserta. Setiap bidang didorong menyusun program yang terukur dan aplikatif, sekaligus menjadi ruang evaluasi serta penyelarasan arah kerja organisasi.

Roby kemudian memimpin sesi perumusan rencana aksi untuk periode Februari hingga awal Maret 2026. Fokus pembahasan diarahkan pada langkah konkret yang dapat segera dieksekusi. Sejumlah prioritas ditetapkan, mulai dari pembukaan rekening organisasi hingga sosialisasi infak anggota. Bidang IT juga menargetkan peluncuran website bogor.sumu.or.id dalam waktu dekat.

Baca Juga  Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Pentingnya Sinergi Negeri dan Swasta

Di bidang pengembangan, koperasi akan mematangkan AD/ART pada Februari dan mengurus legalitas pada Maret. Bidang Litbang menargetkan tindak lanjut terhadap 85 persen anggota, termasuk pendalaman profil usaha. Sementara itu, Bidang Pendidikan dan Pelatihan akan memulai webinar bulanan dengan target minimal 200 peserta serta merencanakan seminar hybrid pada April 2026.

Sekretaris Umum turut merancang penguatan kelembagaan melalui penetapan lokasi kantor di Jalan Swadaya, Sukaraja. Selain itu, akan dilakukan audiensi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah, pimpinan daerah, serta instansi terkait. Bidang OKK juga menyiapkan sosialisasi KTA Muhammadiyah. Kopdar berikutnya dijadwalkan pada Ahad, 1 Maret 2026 dengan opsi kegiatan buka bersama.

Kegiatan ditutup dengan sesi ISOMA pada pukul 12.00 WIB yang dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar pengurus. Interaksi informal ini semakin menguatkan kebersamaan dan semangat kolaborasi.

Melalui Kopdar Bulanan tersebut, SUMU Bogor Raya optimistis menatap tahun 2026 dengan program yang lebih terarah. Organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan usaha yang produktif, kolaboratif, dan penuh keberkahan.