Jember Kota Penghubung Wisata, Layanan DAMRI Perkuat Konektivitas ke Kawah Ijen

MAKLUMAT – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan strategi pengembangan daerah sebagai kota penghubung (hub) wisata di kawasan Tapal Kuda. Salah satu upaya yang ditempuh adalah memperkuat konektivitas transportasi melalui layanan DAMRI rute Jember–Kawah Ijen.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy mengatakan, kemudahan akses menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisata. Karena itu, kehadiran transportasi publik yang terintegrasi dinilai krusial dalam mendukung sektor pariwisata.

”Kami mendorong Jember menjadi kota penghubung yang memudahkan wisatawan menjangkau berbagai destinasi di sekitarnya, termasuk Kawah Ijen,” ujar Bobby saat ditemui, Rabu (18/3/2026).

Menurut dia, dukungan Kementerian Perhubungan melalui penyediaan armada DAMRI membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan. Dengan tarif sekitar Rp 20.000 per penumpang, layanan tersebut dinilai terjangkau dan dapat menjangkau berbagai segmen pelancong.

Rute DAMRI Jember–Kawah Ijen dimulai dari Stasiun Jember pukul 07.30 WIB. Dilanjutkan dari Terminal Tawang Alun pukul 08.00 WIB dan tiba di Alun-alun Bondowoso sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara keberangkatan malam tersedia pukul 19.30 WIB dari Stasiun Jember dan pukul 20.00 WIB dari Terminal Tawang Alun, dengan waktu tiba di Bondowoso sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga  Soroti Sektor Pariwisata, Ketua Komisi VII DPR Harapkan Peran Serta Muhammadiyah

Untuk perjalanan kembali, layanan dari kawasan Ijen menuju Jember dijadwalkan pada pukul 09.00 WIB dan 14.30 WIB.

Pemerintah Kabupaten Jember menilai, penguatan konektivitas transportasi menjadi kunci dalam mengintegrasikan destinasi wisata di wilayah timur Jawa Timur. Dengan posisi geografis yang strategis, Jember diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai titik transit, tetapi juga sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan.

Selain itu, pemerintah daerah terus mengembangkan infrastruktur pendukung dan paket wisata terintegrasi guna meningkatkan daya tarik serta memperpanjang lama tinggal wisatawan di Jember dan sekitarnya. (SPT)