MAKLUMAT – Kebijakan tiket terintegrasi di kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo berdampak positif. Berdasar catatan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, terdapat tren peningkatan jumlah kunjungan selama libur Lebaran.
Kepala Disporabudpar Jember Bobby Arie Sandy mengatakan, kenaikan jumlah pengunjung terpantau sejak awal masa libur panjang. Dengan tarif Rp 12.500, wisatawan kini dapat mengakses dua destinasi sekaligus yang selama ini menjadi tujuan utama di pesisir selatan Jember.
“Berdasarkan pantauan dashboard laporan kami, grafik kunjungan mulai meningkat tajam sejak 21 Maret lalu. Tercatat ada 1.079 pengunjung hingga pukul 17.00 WIB. Angka ini meningkat pada 22 Maret menjadi 3.742 orang, dan pada 23 Maret mencapai lebih dari 6.121 wisatawan,” ujar Bobby, Selasa (24/3/2026).
Menurut dia, tren tersebut diperkirakan masih akan berlanjut seiring libur sekolah yang berlangsung hingga akhir pekan. Pemerintah daerah memproyeksikan puncak kunjungan belum tercapai.
Untuk menjaga daya tarik kawasan, pemerintah daerah juga menyiapkan agenda budaya. Pada 28 Maret akan digelar Festival Pegon yang melibatkan masyarakat Kecamatan Ambulu dan desa sekitar.
“Akan ada giat penggabungan bersama teman-teman di Kecamatan Ambulu dan desa sekitar, yaitu Festival Pegon. Arak-arakan pegon dari Balai Desa Sumberrejo akan bergerak menuju Watu Ulo dengan berbagai tampilan seni,” kata Bobby.
Selain itu, penataan juga dilakukan di sektor kuliner. Pemerintah daerah mendorong transparansi harga di kawasan wisata, terutama di Watu Ulo, melalui kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Disporabudpar menyebutkan, tersedia paket makan mulai Rp 40.000 per orang hingga Rp 180.000 untuk empat orang. Langkah itu diharapkan dapat menekan praktik harga yang tidak wajar yang kerap dikeluhkan wisatawan saat musim libur.
Sejumlah pengunjung mengaku merasakan manfaat kebijakan tersebut. Anam Khoir, warga Kecamatan Arjasa, menilai tiket terintegrasi memudahkan wisatawan dan lebih efisien dari sisi biaya.
“Menurut saya, kebijakan ini bagus. Sekali bayar bisa menikmati dua tempat. Lebih hemat dan praktis, apalagi kalau bawa keluarga,” ujar Anam.
Bobby menambahkan, pihaknya mengimbau pengunjung untuk tetap mematuhi arahan petugas, terutama terkait keselamatan di kawasan pantai. “Kami memohon kepada seluruh pengunjung untuk selalu memperhatikan dan mematuhi imbauan petugas di lapangan demi keamanan bersama,” katanya. (SPT)














