Apresiasi Kinerja Polda Aceh, SPMA Sebut Kamtibmas Ramadan hingga Lebaran Kondusif

Ketua SPMA, Misran. (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Ketua Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA), Misran, mengapresiasi kinerja dan upaya Polda Aceh dalam menjaga kondusivitas, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut Misran, situasi di Aceh selama periode itu berlangsung aman, tenteram, dan tetap terkendali. Ia menilai kondusivitas tersebut menunjukkan peran penting seluruh personel kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Selama pelaksanaan ibadah puasa dan Hari Raya Idulfitri, kondisi di Aceh aman dan tenteram serta tetap terkendali. Semua ini berkat kerja keras personel kepolisian dalam menjaga kamtibmas,” ujar Misran, dalam keterangan tertulis yang diterima Maklumat.id pada Kamis (26/3/2026).

Ia juga menyoroti pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran yang dinilai berjalan lancar. Kesiapan aparat di lapangan, lanjutnya, mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk di wilayah yang terdampak banjir.

“Secara umum situasi di wilayah Provinsi Aceh aman dan kondusif. Arus lalu lintas, termasuk di wilayah terdampak banjir, tetap dapat dikendalikan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Misran menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, yang dinilai berhasil mengoordinasikan seluruh jajaran dalam menjaga keamanan selama momentum keagamaan tersebut.

Baca Juga  Umsura Beri Potongan 50 Persen bagi Calon Mahasiswa yang Mudik

“Pengamanan Lebaran Idulfitri, baik arus mudik maupun arus balik tahun ini berjalan dengan baik. Karena itu, kami mengapresiasi kinerja Polda Aceh di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,” kelakarnya.

Misran menilai, Kapolda Aceh mampu menerjemahkan visi dan misi Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan situasi Aceh yang aman dan damai, bahkan di tengah kondisi bencana yang melanda sejumlah wilayah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan kapasitas kepemimpinan yang kuat serta koordinasi efektif antara jajaran kepolisian dengan berbagai pihak, sehingga stabilitas keamanan tetap terjaga dalam situasi yang penuh tantangan.

Ia menambahkan, slogan “Polisi Meutuah” yang diusung Kapolda Aceh tidak sekadar menjadi jargon, tetapi mampu benar-benar hadir sebagai pelita dan pelindung bagi masyarakat Aceh.

“Kehadiran polisi tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang hadir di tengah masyarakat, membersamai, serta memberikan rasa aman dan kepastian dalam situasi yang penuh tantangan,” kata pria yang juga merupakan staf ahli anggota DPR RI Muslim Ayub itu.