Pemkot Surabaya Terima Penyerahan PSU Seluas 302,7 Ribu Meter Persegi

MAKLUMAT – Pemerintah Kota Surabaya terus menggencarkan pengelolaan fasilitas umum di kawasan perumahan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 18 prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari pengembang perumahan resmi diserahkan ke pemkot.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Krestian, mengungkapkan bahwa penyerahan PSU didominasi infrastruktur dasar berupa jalan dan saluran. Total luasannya mencapai 302,7 ribu meter persegi.

“Didominasi jalan dan saluran. Ini bagian dari upaya kami memastikan fasilitas umum di perumahan bisa dikelola pemkot,” ujar Iman, Selasa (31/3/2026).

Dukung Ruang Terbuka Hijau

Dalam dua bulan terakhir, Pemkot Surabaya mencatat dua perumahan yang telah menuntaskan penyerahan PSU, yakni Perumahan The New Hamilton dan Crystal Golf Extension.

Dari The New Hamilton, pemkot menerima jalan, saluran, ruang terbuka hijau (RTH), dan fasilitas umum (fasum). Sementara dari Crystal Golf Extension, PSU yang diserahkan berupa lahan makam.

Secara sebaran, penyerahan PSU paling banyak terjadi di wilayah timur, yakni mencakup 10 perumahan. Sisanya tersebar di barat dan selatan, masing-masing empat perumahan.

Meski capaian ini terbilang positif, Iman mengakui bahwa proses penyerahan PSU tak selalu berjalan mulus. Pemkot masih menemukan sejumlah kendala administratif dan teknis, mulai dari status alas hak yang belum atas nama pengembang, tunggakan PBB, hingga kondisi PSU yang belum sesuai siteplan.

Baca Juga  Surabaya Dilalui 2 Patahan Aktif, Pemkot Masifkan Edukasi dan Pelatihan Mitigasi

Tunggu Kewajiban Investasi

Bahkan, dalam sejumlah kasus, ditemukan pemanfaatan PSU yang tidak sesuai peruntukan serta pengembang yang tidak diketahui keberadaannya.

“Masih banyak kendala administratif dan teknis,” keluhnya.

Meski demikian, Pemkot Surabaya terus mengawal proses ini. Saat ini, sekitar 15 pengembang masih dalam tahap penyerahan. Targetnya, seluruh kewajiban pengembang bisa rampung sebelum tahun berakhir.

“Sekitar 15 pengembang masih berproses. Harapannya, target tersebut dapat selesai sebelum akhir tahun ini,” tegas Iman memungkasi.